Mahasiswa dari Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 90 UIN Saizu Purwokerto melakukan inovasi dalam pengelolaan sampah plastik dengan meluncurkan program pemasangan ecobrick di ruang publik Desa Pakikiran, yang terletak di Kecamatan Susukan, Kabupaten Banjarnegara. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pengelolaan sampah dan memberikan solusi konkret terhadap masalah limbah plastik.
Program ini melibatkan partisipasi aktif dari warga setempat, di mana mahasiswa bekerja sama dengan masyarakat untuk mengumpulkan sampah plastik yang kemudian diolah menjadi ecobrick. Ecobrick sendiri adalah botol plastik yang diisi dengan sampah plastik lain hingga padat, yang dapat digunakan sebagai bahan bangunan alternatif. Dengan cara ini, diharapkan dapat mengurangi jumlah sampah plastik yang mencemari lingkungan serta memberikan manfaat bagi masyarakat.
Manfaat Ecobrick bagi Masyarakat
Melalui pemasangan ecobrick di berbagai lokasi strategis, mahasiswa berharap dapat memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya pengurangan sampah plastik. Dengan memanfaatkan ecobrick, masyarakat tidak hanya berkontribusi dalam menjaga kebersihan lingkungan, tetapi juga dapat memanfaatkan hasil karya ini untuk berbagai keperluan, seperti pembangunan fasilitas umum.
Kolaborasi Mahasiswa dan Warga
Kegiatan ini mencerminkan kolaborasi yang erat antara mahasiswa dan masyarakat. Selain melakukan pemasangan ecobrick, mahasiswa juga mengadakan sosialisasi mengenai cara pengelolaan sampah yang baik dan benar. Dengan pendekatan ini, diharapkan kesadaran masyarakat terhadap isu lingkungan dapat meningkat, serta mendorong mereka untuk lebih aktif dalam menjaga kebersihan lingkungan sekitar.
Inisiatif ini merupakan bagian dari komitmen UIN Saizu Purwokerto dalam menerapkan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh mahasiswa di lapangan, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat. Dengan langkah ini, diharapkan Desa Pakikiran dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain dalam pengelolaan sampah yang lebih baik dan berkelanjutan.