🔴 Breaking
Kesehatan

Memahami Perbedaan Antara HDL dan LDL dalam Kesehatan Jantung

Kolesterol memiliki dua jenis utama, yaitu HDL dan LDL, yang masing-masing berperan berbeda dalam kesehatan jantung. Memahami perbedaan ini penting untuk menjaga kesehatan kardiovaskular.

Bima Sakti

Penulis

28 June 2026
6 kali dibaca
Foto: Ilustrasi kolesterol (Getty Images/matdesign24)
Foto: Ilustrasi kolesterol (Getty Images/matdesign24)

Kolesterol merupakan senyawa yang mirip dengan lemak dan ditemukan di setiap sel tubuh. Meskipun sering kali dipandang negatif sebagai penyebab berbagai penyakit jantung, tidak semua kolesterol berdampak buruk. Terdapat dua jenis kolesterol yang memiliki fungsi berbeda, yaitu HDL (High Density Lipoprotein) dan LDL (Low Density Lipoprotein).

Peran Kolesterol HDL dan LDL

Kolesterol HDL dikenal sebagai kolesterol baik. Kadar HDL yang sehat dapat melindungi tubuh dari risiko serangan jantung dan stroke. Fungsi utama HDL adalah membawa kolesterol LDL menjauh dari arteri dan mengangkutnya kembali ke hati untuk dipecah dan dikeluarkan dari tubuh. Namun, HDL tidak mampu menghilangkan seluruh kolesterol LDL, hanya sebagian kecil yang dapat diangkutnya.

Sementara itu, kolesterol LDL dianggap sebagai kolesterol jahat karena berkontribusi pada penumpukan lemak di arteri, yang dikenal sebagai aterosklerosis. Kondisi ini dapat mempersempit arteri dan meningkatkan risiko serangan jantung, stroke, serta penyakit arteri perifer. Seorang dokter spesialis jantung menjelaskan, "Partikel LDL itu seperti truk pengiriman. Jika jumlahnya terlalu banyak, truk-truk tersebut bisa menabrak dan menumpahkan isinya ke mana-mana. Partikel HDL adalah tim pembersih yang membawa pergi kekacauan dan membersihkan jalan."

Cara Memeriksa Kadar Kolesterol

Pemeriksaan kadar kolesterol dalam tubuh dilakukan melalui tes darah. Kolesterol tinggi sering kali tidak menunjukkan gejala, sehingga pemeriksaan rutin sangat penting. Biasanya, sampel darah diambil dari lengan menggunakan jarum dan kemudian dikirim ke laboratorium untuk analisis lebih lanjut.

Kadar kolesterol normal bervariasi berdasarkan usia dan jenis kelamin. Untuk pria dan wanita berusia 19 tahun ke bawah, kolesterol total sebaiknya kurang dari 170 mg/dL, LDL kurang dari 110 mg/dL, dan HDL lebih dari 45 mg/dL. Untuk pria berusia 20 tahun ke atas, kolesterol total idealnya kurang dari 200 mg/dL, LDL kurang dari 100 mg/dL, dan HDL 60 mg/dL atau lebih dianggap optimal. Sedangkan untuk wanita berusia 20 tahun ke atas, batasan yang sama berlaku.

Selain HDL dan LDL, kadar trigliserida juga diperiksa. Trigliserida adalah jenis lemak umum dalam tubuh yang menyimpan kelebihan energi dari makanan. Kadar trigliserida normal adalah kurang dari 150 mg/dL. Kadar trigliserida yang tinggi, disertai kolesterol LDL yang tinggi dan HDL yang rendah, dapat meningkatkan risiko serangan jantung dan stroke.

Faktor Penyebab Kenaikan Kolesterol LDL

Kenaikan kadar kolesterol tidak hanya terjadi pada orang tua, tetapi juga pada anak muda. Seorang spesialis penyakit dalam menyatakan bahwa perubahan gaya hidup modern berkontribusi pada peningkatan kasus kolesterol tinggi. Gaya hidup yang kurang sehat, termasuk pola makan yang buruk dan kurangnya aktivitas fisik, menjadi faktor utama.

Beberapa makanan, seperti junk food, jeroan, dan daging merah, dapat meningkatkan kadar kolesterol. Oleh karena itu, penting untuk memperhatikan porsi konsumsi makanan tersebut agar tidak berlebihan.

Artikel Terkait