🔴 Breaking
Mahasiswa KKN UNNES Giat Memperkuat DESTANA di Desa Kutosari Melalui Pemasangan Biopori Diskon Spesial Pertamina untuk HUT RI ke-81: Pertamax dan Lainnya Rp 450 per Liter Pria Ini Tinggalkan Pekerjaan untuk Jadi Kreator Video AI, Pendapatannya Justru Meningkat Bencana Gempa NTT: Kemenkes Mengonfirmasi 46 Korban Jiwa dan 36 Luka Berat Kegiatan Family Gathering SDTQ Al Abidin Solo 2026: Memperkuat Persaudaraan dalam Kebersamaan BRI Peduli Segera Salurkan Bantuan Pasca Gempa Flores Magnitudo 7,7 Organ-Organ yang Bisa Dihilangkan Tanpa Mengganggu Kehidupan Manusia --- Ujian Seleksi Kompetensi Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai pada 22 September --- Pertumbuhan Ekonomi Singapura Meningkat Berkat Kecerdasan Buatan, Proyeksi 2026 Diperbarui Pencegahan Aritmia: Apa yang Perlu Diketahui? Mahasiswa KKN UNNES Giat Memperkuat DESTANA di Desa Kutosari Melalui Pemasangan Biopori Diskon Spesial Pertamina untuk HUT RI ke-81: Pertamax dan Lainnya Rp 450 per Liter Pria Ini Tinggalkan Pekerjaan untuk Jadi Kreator Video AI, Pendapatannya Justru Meningkat Bencana Gempa NTT: Kemenkes Mengonfirmasi 46 Korban Jiwa dan 36 Luka Berat Kegiatan Family Gathering SDTQ Al Abidin Solo 2026: Memperkuat Persaudaraan dalam Kebersamaan BRI Peduli Segera Salurkan Bantuan Pasca Gempa Flores Magnitudo 7,7 Organ-Organ yang Bisa Dihilangkan Tanpa Mengganggu Kehidupan Manusia --- Ujian Seleksi Kompetensi Sekolah Kedinasan 2026 Dimulai pada 22 September --- Pertumbuhan Ekonomi Singapura Meningkat Berkat Kecerdasan Buatan, Proyeksi 2026 Diperbarui Pencegahan Aritmia: Apa yang Perlu Diketahui?
Kesehatan

Pencegahan Aritmia: Apa yang Perlu Diketahui?

Aritmia, gangguan irama jantung yang dapat berakibat fatal, sering kali dipengaruhi oleh faktor genetik dan gaya hidup. Para ahli menjelaskan kompleksitas penyebab kondisi ini dan tantangan dalam penc...

Bima Sakti

Penulis

16 August 2026
10 kali dibaca
Foto: Ilustrasi sakit jantung (Getty Images/Peerapat_Lekkla)
Foto: Ilustrasi sakit jantung (Getty Images/Peerapat_Lekkla)

Jakarta - Aritmia, yang merupakan gangguan pada irama jantung, dapat berpotensi menyebabkan henti jantung mendadak. Pertanyaannya, apakah kondisi ini bisa dicegah? Menanggapi hal ini, dr Simon Salim, SpPD-KKV, seorang spesialis penyakit dalam di Brawijaya Hospital, menyatakan bahwa sebagian besar kasus henti jantung mendadak berhubungan dengan faktor genetik. "Jadi kita susah bilang bahwa dia bisa dicegah, 100% dicegah," ujarnya dalam program detikSore pada Jumat, 14 Agustus 2026.

Kompleksitas Penyebab Aritmia

Dalam diskusi mengenai penyakit, terdapat istilah yang dikenal sebagai necessary cause, yaitu penyebab yang harus ada sebelum penyakit muncul. Namun, untuk aritmia, tidak ada satu penyebab tunggal yang dapat diidentifikasi. "Sayangnya di aritmia itu tidak ada seperti itu. Dia kombinasi dari berbagai faktor," jelas dr Simon.

Berbagai elemen dapat berkontribusi terhadap terjadinya aritmia, termasuk gaya hidup, penggunaan obat-obatan, kebiasaan merokok, serta kurang tidur. Masing-masing faktor ini memiliki pengaruh yang berbeda-beda pada setiap individu. Selain itu, kondisi kesehatan sebelumnya, seperti diabetes, riwayat penyakit jantung, atau operasi jantung, juga dapat meningkatkan risiko seseorang mengalami aritmia. "Jadi nggak ada single cause yang benar-benar kita bisa hilangkan kemudian membuat seseorang itu kebal terhadap aritmia," tambahnya.

Faktor Usia dan Kesadaran Kesehatan

Data menunjukkan bahwa aritmia lebih umum terjadi pada orang yang lebih tua. Beberapa jenis aritmia memiliki faktor risiko utama yang berkaitan dengan usia. "Jadi dengan bertambahnya usia meskipun dia sehat, nggak ada kencing manis, darah tinggi, nggak merokok, nggak ngapa-ngapain, tapi dia hanya bertambah usia, risiko dia untuk mendapatkan aritmia jenis tertentu, karena aritmia itu banyak, meningkat," ungkap dr Simon.

Namun, bukan berarti individu yang lebih muda tidak dapat mengalami aritmia. "Kita harapkan justru memang banyak orang muda yang ketika dia mencurigai dirinya aritmia, dia mau berobat," imbuhnya. Kesadaran akan gejala aritmia sangat penting untuk mencegah kondisi yang lebih serius.

Artikel Terkait