PT Prosperita Mitra Indonesia akan mengadakan Prosperita Solutions Day (PSD) 2026 di Hutan Kota by Plataran, Melati Glass House, Jakarta Pusat, pada Rabu, 2 September 2026. Acara ini bertujuan untuk memberikan solusi atas tantangan yang dihadapi oleh perusahaan dan instansi pemerintah dalam pengelolaan informasi terkait keamanan siber. Dalam era transformasi digital, tim teknologi informasi (TI) diharuskan untuk mengawasi berbagai perangkat, jaringan, aplikasi, dan data yang semakin banyak. Berbagai sistem ini menghasilkan catatan aktivitas, peringatan ancaman, dan informasi mengenai celah keamanan serta aktivitas mencurigakan di jaringan.
Namun, pengumpulan data tersebut tidak selalu memudahkan pengambilan keputusan. Tim TI sering kali menerima informasi yang bersifat teknis, sementara jajaran direksi memerlukan gambaran yang lebih ringkas mengenai risiko, dampak terhadap operasional, dan langkah-langkah yang harus diprioritaskan. Tanpa pelaporan yang jelas, manajemen dapat kesulitan dalam menentukan investasi yang tepat untuk keamanan. Tim TI juga menghadapi tantangan dalam menjelaskan urgensi penanganan celah atau ancaman yang ada.
Pentingnya Kepatuhan Terhadap Regulasi
Kebutuhan akan pelaporan yang efektif semakin mendesak seiring dengan meningkatnya tuntutan kepatuhan terhadap berbagai regulasi, termasuk Undang-Undang Nomor 27 Tahun 2022 tentang Perlindungan Data Pribadi dan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2024 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik. Selain itu, Peraturan Pemerintah Nomor 71 Tahun 2019 mengenai Penyelenggaraan Sistem dan Transaksi Elektronik juga menambah kompleksitas yang harus dihadapi. Isu keamanan siber kini menjadi sorotan dalam pembahasan Rancangan Undang-Undang Keamanan dan Ketahanan Siber (RUU KKS) yang sedang dibahas oleh Komisi I DPR RI bersama pemerintah.
RUU KKS dirancang untuk memperkuat kerangka keamanan dan ketahanan siber nasional di tengah ancaman digital yang semakin kompleks. Pembahasan RUU ini juga mencakup aspek tata kelola keamanan siber, pembagian kewenangan antarinstansi, perlindungan data strategis, serta pengawasan dan akuntabilitas. Perusahaan dan instansi pemerintah tidak hanya perlu memiliki perangkat keamanan, tetapi juga harus menyiapkan tata kelola, pemantauan, pengukuran risiko, dan penanganan insiden secara terstruktur agar dapat merespons perkembangan regulasi dan ancaman siber yang ada.
Transformasi Pelaporan Keamanan TI
Untuk menjembatani kebutuhan pelaporan tim TI dengan manajemen, Prosperita Solutions Day 2026 mengusung tema “The Compliance Blueprint: Smart IT Security Reporting for Enterprise”. Dalam acara ini, peserta akan diajak untuk memahami cara mengubah data telemetri keamanan yang kompleks menjadi kerangka kerja kepatuhan yang lebih mudah dipahami oleh jajaran direksi. Pembahasan juga akan meliputi pemanfaatan automasi dalam memenuhi regulasi, mitigasi kerentanan, dan optimalisasi metrik pelaporan risiko.
Dengan cara ini, investasi dalam keamanan TI dapat dipahami sebagai bagian dari upaya untuk menjaga operasional perusahaan dan mengurangi potensi kerugian. Acara ini ditujukan bagi jajaran C-Level, profesional TI dan keamanan siber, auditor, serta pengelola risiko di perusahaan dan instansi pemerintah.
Prosperita Solutions Day 2026 akan menggunakan format silent conference, di mana setiap peserta akan menggunakan headset khusus untuk menyimak materi pelaporan risiko siber dengan lebih fokus. Peserta juga akan mengikuti rangkaian Visibility Journey yang terdiri dari tiga Interactive Strategic Hubs: Data Visibility Hub, Network Visibility Hub, dan AI Visibility Hub. Ketiga hub ini akan membahas pentingnya visibilitas terhadap data, jaringan, dan penggunaan teknologi, yang diperlukan agar perusahaan dapat mengenali risiko dan menentukan informasi yang harus disampaikan kepada manajemen.
Acara ini juga akan menjadi momentum peluncuran ESET Managed Detection and Response (MDR), layanan keamanan siber terkelola yang menyediakan pemantauan, deteksi, dan respons terhadap ancaman selama 24 jam. Layanan ini bertujuan untuk melindungi perangkat dan jaringan dari ancaman siber yang semakin kompleks.
Selain itu, Prosperita Solutions Day 2026 akan menghadirkan sesi talk show yang membahas pelaporan dan kepatuhan keamanan siber. Sesi ini akan melibatkan berbagai narasumber, termasuk pejabat dari Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN) dan asosiasi industri. Diskusi ini memberikan kesempatan bagi peserta untuk memahami keamanan siber dari berbagai perspektif, serta membantu tim TI dalam menjelaskan kebutuhan keamanan kepada manajemen.
Pendaftaran untuk Prosperita Solutions Day 2026 dapat dilakukan melalui laman resmi acara di event.prosperita.co.id/psd.