🔴 Breaking
Mantan Rekan Kerja Ungkap Sisi Negatif CEO OpenAI Tiga Kasus Positif Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau Lelang Barang Mewah Hasil Penindakan Hukum: Dari Kalung 'Sandra Dewi' Hingga Mobil Sport Mewah Film “Pesta Babi” Dinilai Bangun Narasi Provokatif Lewat Jalur Diskusi dan Komunitas Xiaomi Memperingatkan Potensi Kenaikan Harga Ponsel Flagship Hingga Rp 25 Juta WHO Umumkan Darurat Global untuk Wabah Ebola, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Soal Makanan Update Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada 18 Mei 2026 Sosok Perempuan di Balik Kecerdasan Buatan Claude yang Humanis --- Kisah Wanita 68 Tahun yang Mengalami Perubahan Warna Kulit Setelah Mengonsumsi Antibiotik --- Rupiah Melemah, Eksportir Menghadapi Tantangan Jangka Panjang Mantan Rekan Kerja Ungkap Sisi Negatif CEO OpenAI Tiga Kasus Positif Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau Lelang Barang Mewah Hasil Penindakan Hukum: Dari Kalung 'Sandra Dewi' Hingga Mobil Sport Mewah Film “Pesta Babi” Dinilai Bangun Narasi Provokatif Lewat Jalur Diskusi dan Komunitas Xiaomi Memperingatkan Potensi Kenaikan Harga Ponsel Flagship Hingga Rp 25 Juta WHO Umumkan Darurat Global untuk Wabah Ebola, Kemenkes Ingatkan Masyarakat Soal Makanan Update Harga Emas Perhiasan di Raja Emas dan Laku Emas pada 18 Mei 2026 Sosok Perempuan di Balik Kecerdasan Buatan Claude yang Humanis --- Kisah Wanita 68 Tahun yang Mengalami Perubahan Warna Kulit Setelah Mengonsumsi Antibiotik --- Rupiah Melemah, Eksportir Menghadapi Tantangan Jangka Panjang
Kesehatan

Tiga Kasus Positif Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau

Dinas Kesehatan DKI Jakarta melaporkan adanya tiga kasus positif hantavirus, sementara enam orang dengan status suspek masih dalam pemantauan intensif.

Fayra Nugroho

Penulis

18 May 2026
6 kali dibaca
Tiga Kasus Positif Hantavirus Ditemukan di Jakarta, Enam Suspek Masih Dipantau
Foto: Getty Images/iStockphoto/Enes Evren

Jakarta - Dinas Kesehatan DKI Jakarta menginformasikan bahwa saat ini terdapat tiga kasus positif hantavirus di wilayah Jakarta. Selain itu, enam individu yang berstatus suspek masih dalam pengawasan yang ketat.

Kepala Dinas Kesehatan DKI Jakarta, Ani Ruspitawati, menyatakan bahwa pihaknya telah mengambil berbagai langkah pencegahan setelah menerima surat edaran dari Kementerian Kesehatan Republik Indonesia mengenai peningkatan kewaspadaan terhadap hantavirus. "Untuk update kasus hantavirus yang ada di Jakarta, sampai dengan saat ini kita masih menemukan ada tiga kasus positif yang kemarin sudah saya sampaikan. Tapi ada enam suspek yang masih terus kami monitor sampai dengan hari ini," ujar Ani kepada wartawan pada Senin (18/5/2026).

Langkah Antisipasi Dinas Kesehatan

Dalam upaya pencegahan, Dinas Kesehatan DKI Jakarta telah mengeluarkan surat edaran kewaspadaan yang ditujukan kepada seluruh fasilitas kesehatan di Jakarta. Beberapa rumah sakit umum daerah (RSUD) juga telah ditunjuk sebagai rumah sakit sentinel untuk memperketat pemantauan dan mendeteksi lebih awal kemungkinan munculnya kasus hantavirus di masyarakat.

Ani menambahkan bahwa pihaknya telah menyiagakan Tim Gerak Cepat untuk melakukan sistem kewaspadaan dini jika terjadi peningkatan kasus yang signifikan. Ia juga mengimbau masyarakat untuk tidak panik dan tetap menerapkan pola hidup bersih dan sehat guna mencegah penularan virus. Menurutnya, mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir merupakan langkah dasar yang sangat penting untuk menghindari masuknya virus ke dalam tubuh.

Pencegahan Penularan Hantavirus

"Hantavirus ini ditularkan melalui tikus. Karena itu masyarakat harus waspada saat membersihkan tempat-tempat yang terdapat banyak tikus," katanya. Ani menjelaskan bahwa penularan hantavirus dapat terjadi melalui inhalasi aerosol dari kotoran, air liur, atau urine tikus yang telah mengering dan bercampur dengan udara sehingga terhirup oleh manusia. Penularan juga bisa terjadi melalui kontak langsung dengan sekresi tikus yang terkontaminasi atau gigitan tikus.

Untuk mencegah penularan, masyarakat diminta untuk berhati-hati saat membersihkan area yang terdapat kotoran tikus. Ventilasi ruangan harus diperhatikan dan proses pembersihan tidak boleh dilakukan dalam keadaan kering. "Jangan dibersihkan dalam keadaan kering. Harus disemprot dulu dengan desinfektan. Di rumah bisa menggunakan cairan pemutih sebagai desinfektan sebelum membersihkan kotorannya," tutur Ani.

Ia juga meminta masyarakat untuk segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan jika mengalami gejala seperti demam, nyeri otot, sakit kepala, atau gangguan pernapasan setelah terpapar lingkungan yang diduga tercemar oleh tikus.

Artikel Terkait