🔴 Breaking
Ekonomi

Uji Coba CNG 3 Kg Sebagai Alternatif Pengganti LPG Subsidi di Indonesia dan China

Pemerintah Indonesia sedang melakukan uji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) 3 kg sebagai pengganti LPG subsidi, dengan lokasi percobaan di China dan Indonesia.

Sabina Almira

Penulis

19 May 2026
13 kali dibaca
Uji Coba CNG 3 Kg Sebagai Alternatif Pengganti LPG Subsidi di Indonesia dan China
Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia di Kantor Kementerian ESDM, Jakarta, Senin (20/4/2026). (Liputan6.com/Maul)

Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Bahlil Lahadalia, mengungkapkan bahwa pemerintah sedang menguji coba penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) berukuran 3 kilogram sebagai alternatif untuk LPG subsidi. Uji coba ini dilaksanakan di dua negara, yaitu Indonesia dan China.

Inisiatif ini diambil sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap impor energi, khususnya LPG yang selama ini banyak diimpor dari luar negeri. Pemerintah juga masih melakukan kajian mengenai efektivitas penggunaan CNG untuk kebutuhan rumah tangga.

Lokasi Uji Coba dan Teknologi CNG

Bahlil menjelaskan, "Ada dua (lokasi uji coba). Satu, karena pabriknya itu ada di China dan yang kedua adalah kita akan melakukan di Indonesia." Teknologi CNG sebenarnya bukanlah hal yang baru, karena telah digunakan di berbagai sektor seperti perhotelan, restoran, dan juga dalam program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Namun, penggunaan CNG saat ini masih terbatas pada tabung berukuran besar, dengan kapasitas antara 10 hingga 20 kilogram. Oleh karena itu, pemerintah berupaya mengembangkan tabung CNG berukuran kecil setara dengan LPG 3 kilogram agar dapat digunakan lebih luas oleh masyarakat.

Tantangan dan Potensi CNG

Bahlil menyebutkan bahwa tantangan utama dalam pengembangan CNG 3 kilogram terletak pada aspek teknis, terutama terkait dengan tekanan gas yang jauh lebih tinggi dibandingkan LPG biasa. "3 kilogram ini daya tekanannya kan besar. Jadi ini harus dicek dulu, kalau sudah lolos uji, baru bisa kita (informasikan)," ujarnya.

Ia menambahkan bahwa proses uji coba memerlukan waktu agar hasilnya memenuhi standar keamanan dan kebutuhan penggunaan rumah tangga. Di sisi lain, pemerintah melihat potensi besar pada CNG karena seluruh bahan bakunya tersedia di dalam negeri. Indonesia memiliki cadangan gas alam yang melimpah, yang dapat digunakan untuk mengurangi ketergantungan pada impor LPG.

Pemerintah juga baru menemukan cadangan gas baru di Kalimantan Timur yang berpotensi dialokasikan untuk memenuhi kebutuhan energi domestik. Selain pengembangan teknologi, pemerintah tengah mengkaji skema subsidi untuk penggunaan CNG. Opsi pemberian subsidi masih terbuka, namun mekanisme dan besaran volume subsidi masih dalam pembahasan lebih lanjut.

Artikel Terkait