UIN Saizu Purwokerto menggelar kegiatan KKN Berdampak Angkatan ke-58, di mana sebanyak 2.211 mahasiswa akan terjun langsung ke desa-desa untuk melakukan pengabdian masyarakat. Program ini tidak hanya sekadar KKN, tetapi juga bertujuan untuk memberdayakan masyarakat desa melalui pendekatan yang berkelanjutan.
Sebelum memulai kegiatan di lapangan, para mahasiswa mengikuti Workshop Pemberdayaan Masyarakat Tahap II Gelombang 1 sebagai persiapan. Workshop ini dirancang untuk memberikan bekal kepada mahasiswa agar dapat menjalankan program-program yang efektif dan berdampak positif bagi masyarakat yang mereka layani.
Pemberdayaan Melalui Metode ABCD
Metode yang diterapkan dalam program KKN ini adalah ABCD (Asset-Based Community Development), yang berfokus pada potensi dan kekuatan yang sudah ada di masyarakat. Dengan pendekatan ini, diharapkan mahasiswa dapat membantu masyarakat dalam mengembangkan sumber daya yang ada, sehingga dapat meningkatkan kesejahteraan dan ekonomi desa.
Komitmen UIN Saizu dalam Pengabdian Masyarakat
UIN Saizu Purwokerto berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat melalui program-program yang inovatif dan relevan. Kegiatan KKN ini merupakan salah satu langkah untuk memperkuat peran mahasiswa sebagai agen perubahan dalam masyarakat.
Dengan semangat pengabdian, diharapkan para mahasiswa dapat memberikan kontribusi nyata dalam membangun desa dan memperkuat umat, serta menciptakan perubahan yang berkelanjutan bagi masyarakat di wilayah pengabdian mereka.