Amran Sulaiman, Menteri Pertanian, mengungkapkan bahwa pihaknya menemukan tiga jenis pelanggaran dalam dua puluh lima merek beras fortifikasi. Penemuan ini terjadi dalam rangka upaya untuk memastikan kualitas dan keamanan pangan yang beredar di masyarakat.
Kerja Sama dengan Penegak Hukum
Dalam menyikapi temuan tersebut, Badan Pangan Nasional (Bapanas) telah menggandeng penegak hukum untuk menyelesaikan masalah ini. Kerja sama ini bertujuan untuk menindaklanjuti pelanggaran yang teridentifikasi dan memastikan bahwa produk beras fortifikasi memenuhi standar yang ditetapkan.
Pentingnya Pengawasan Pangan
Amran menekankan pentingnya pengawasan yang ketat terhadap produk pangan, terutama yang berkaitan dengan kesehatan masyarakat. Ia berharap langkah ini dapat meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap produk beras fortifikasi yang ada di pasaran.