Berlangganan →
Update
Kesehatan

Apakah Aman Mengonsumsi Kepala Lele yang Sering Dibuang?

Kepala lele sering kali dibuang saat penyajian, menimbulkan pertanyaan tentang keamanan dan kelayakannya untuk dikonsumsi. Meskipun ada persepsi negatif, ada alasan lain di balik kebiasaan ini.

Chandra Kirana 02 May 2026 5 pembaca health.detik.com health.detik.com
Apakah Aman Mengonsumsi Kepala Lele yang Sering Dibuang?
Kepala lele, amankan dikonsumsi? Foto: iStock

Jakarta - Ikan lele sering disajikan tanpa kepala atau dalam kondisi kepala yang tidak utuh. Hal ini menimbulkan anggapan bahwa bagian kepala lele tidak layak untuk dikonsumsi. Apakah anggapan ini benar, terutama mengingat ikan ini sering diasosiasikan dengan habitat yang kotor?

Faktanya, kebiasaan membuang kepala lele tidak selalu berkaitan dengan faktor kesehatan. Ada pertimbangan lain yang lebih sederhana, seperti kenyamanan saat menyantapnya dan nilai konsumsi. Kepala lele seringkali dibuang bukan semata-mata karena dianggap "kotor". Meskipun lele dikenal dapat hidup di perairan dengan kualitas rendah, lele yang dibudidayakan dengan baik berasal dari lingkungan yang terkontrol, dengan pakan dan kualitas air yang dijaga.

Kepala lele memang bersentuhan langsung dengan lingkungan, seperti mulut dan insang, namun jika ikan tersebut berasal dari budidaya yang baik dan diolah dengan benar, bagian ini tidak berbahaya untuk dikonsumsi. Alasan utama di balik kebiasaan membuang kepala lele lebih terkait dengan kenyamanan dan nilai konsumsi daripada hanya sekadar kebersihan.

Salah satu alasan lain mengapa kepala lele jarang dimakan adalah karena struktur kepala yang didominasi oleh tulang keras dan minim daging. Hal ini membuatnya kurang praktis dan tidak nyaman untuk dimakan. Dr. Ir Cecilia Eny Indriastuti, seorang pakar budidaya perikanan dari IPB University, menyatakan bahwa kepala lele tidak layak dikonsumsi karena teksturnya yang keras dan minimnya daging.

Tekstur yang keras dan kurangnya daging menjadi alasan banyak orang memilih untuk membuang kepala lele, terutama di warung makan yang mengutamakan kepraktisan. Namun, dari perspektif keamanan pangan, kepala lele tetap bisa dikonsumsi jika ikan tersebut berasal dari budidaya yang baik, kualitas air terjaga, dan proses pengolahan dilakukan dengan benar.

Walaupun kepala lele sering kali tidak dimanfaatkan, penting untuk memahami bahwa selama ikan diolah dengan benar, bagian kepala ini tidak serta-merta berbahaya. Dengan demikian, meskipun kepala lele lebih sering dibuang, ada potensi untuk mengonsumsinya dengan aman.

Artikel Terkait