Jakarta - Badan Gizi Nasional (BGN) melaksanakan pelantikan terhadap lima pejabat madya baru yang diharapkan dapat memperbaiki pengelolaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Penambahan sumber daya manusia ini diharapkan dapat menjamin bahwa setiap program kerja, termasuk dalam hal pengadaan, dapat dilakukan dengan tepat dan tidak mengulangi kesalahan sebelumnya, seperti pembelian motor listrik yang tidak sesuai.
Di antara pejabat yang dilantik, Zainuri diangkat sebagai Deputi Bidang Penyediaan dan Penyaluran. Agustina Arumsari, selaku Wakil Kepala BGN, mengungkapkan keyakinannya bahwa Zainuri akan mampu mengelola pengadaan barang dengan baik di masa mendatang.
Komitmen untuk Tidak Mengulangi Kesalahan
Agustina menegaskan dalam konferensi pers yang berlangsung di Kantor BGN, Jakarta Pusat, pada Selasa (21/7/2026), bahwa kesalahan terkait pembelian motor listrik tidak akan terulang. "Motor listrik, nggak akan terulang tuh. Yakin saya," ujarnya. Ia juga menyampaikan bahwa motor listrik yang saat ini tidak terpakai akan dialokasikan kepada Kementerian atau Lembaga lain untuk keperluan operasional.
Agustina menjelaskan, "Kemarin sempat memang ada beberapa yang mengusulkan untuk pemanfaatan itu (motor listrik) dari Kemendukbangga, lalu dari Pertanian, dari guru juga sempat ada." Ia menambahkan bahwa Presiden telah memberikan izin kepada Kementerian yang membutuhkan untuk mengajukan permohonan, dan permohonan tersebut akan dikaji oleh tim dari Presiden.
Penggunaan Anggaran Negara Secara Efisien
Menurut Agustina, motor-motor yang telah dibeli menggunakan anggaran negara sebaiknya dimanfaatkan agar tidak terbuang sia-sia. "Intinya akan kami manfaatkan, tapi intinya nggak semua untuk BGN ya. Karena itu sudah dibayar oleh uang negara," tutupnya.
Dengan pelantikan ini, BGN berharap dapat meningkatkan efektivitas program-program yang ada dan memastikan setiap anggaran yang digunakan dapat memberikan manfaat yang maksimal.