Elon Musk, yang menjabat sebagai CEO perusahaan mobil listrik Tesla dan perusahaan roket SpaceX, kembali mendapatkan gelar sebagai triliuner setelah kekayaannya mencapai 1 triliun dollar AS (sekitar Rp 17.924 triliun) pada hari Senin, 5 Oktober 2026. Menurut daftar orang terkaya dunia dari Forbes, total kekayaan Musk kini berada di angka sekitar 1,046 triliun dollar AS (sekitar Rp 18.873 triliun) berdasarkan penutupan pasar saham AS pada sore hari tersebut. Pada saat pembukaan pasar saham di pagi harinya, kekayaan Musk sudah mencapai 1,008 triliun dollar AS (sekitar Rp 18.060 triliun).
Sebelumnya, pada penutupan perdagangan Jumat, 2 Oktober 2026, kekayaan Musk tercatat sekitar 981 miliar dollar AS (sekitar Rp 17.574 triliun). Musk sebelumnya menjadi triliuner pertama di dunia pada pertengahan tahun 2026. Kembalinya status triliuner ini didorong oleh kenaikan nilai saham di perusahaan yang dipimpinnya, termasuk SpaceX.
Kenaikan Saham SpaceX dan Tesla
Saham SpaceX mengalami lonjakan yang signifikan, naik sekitar 5 persen saat pembukaan perdagangan saham di AS pada hari Senin. Harga saham SpaceX mencapai 171 dollar AS (sekitar Rp 3 juta) pada penutupan perdagangan, setelah sebelumnya dibuka di bawah 160 dollar AS (sekitar Rp 2,8 juta). Saham Tesla juga menunjukkan penguatan, dengan harga mencapai 378 dollar AS (sekitar Rp 6,7 juta) per saham, meningkat sekitar 2 persen sejak pembukaan pasar pada hari yang sama.
Kenaikan nilai saham SpaceX ini terjadi setelah perusahaan tersebut mendapatkan sejumlah sentimen positif. Analis dari Morgan Stanley menyatakan bahwa saham SpaceX masih undervalued, atau dihargai di bawah nilai wajar. Selain itu, SpaceX juga mendapat dorongan setelah roket Starship berhasil mencapai orbit untuk pertama kalinya pada pekan lalu. Pada hari Jumat, 2 Oktober 2026, saham SpaceX sudah mengalami lonjakan lebih dari 7 persen, sementara saham Tesla juga menguat sekitar 5 persen pada waktu yang bersamaan. Kenaikan ini membawa tambahan kekayaan Musk sekitar 61 miliar dollar AS (sekitar Rp 1.000 triliun) dalam satu hari, mencapai 981 miliar dollar AS saat pasar ditutup.
Status Triliuner yang Berulang
Ini bukan kali pertama Musk menembus angka kekayaan 1 triliun dollar AS. Ia pertama kali meraih status tersebut pada bulan Juni 2026 setelah SpaceX resmi terdaftar di bursa Nasdaq, di mana kekayaannya sempat mencapai sekitar 1,1 triliun dollar AS (sekitar Rp 19.707 triliun). Namun, status tersebut tidak bertahan lama karena harga saham SpaceX dan Tesla mengalami penurunan, sehingga kekayaan Musk kembali turun di bawah 1 triliun dollar AS.
Saat ini, dengan kekayaan mencapai 1 triliun dollar AS, Musk kembali menjadi orang terkaya di dunia, berdasarkan data dari Forbes. Posisi kedua ditempati oleh pendiri Amazon, Jeff Bezos, dengan total kekayaan sekitar 371 miliar dollar AS (sekitar Rp 6.639 triliun).