🔴 Breaking
Keberhasilan Pembinaan Basket di UKSW: Samuel Sualang Dinobatkan Sebagai Rookie of the Year IBL 2026 Purbaya dan Airlangga Rayakan Tahun Baru Islam 1448 H dengan Pesan Refleksi dan Harapan Protes Terhadap Tuntutan Penjara Dokter Anak Ratna Setia Asih Kebangkitan Harga Minyak Pasca Kesepakatan Damai AS-Iran, Indonesia Tetap Siaga --- Golongan Darah O: Kunci Umur Panjang Hingga 87 Tahun --- Jadwal Operasional BCA Selama Libur Tahun Baru Islam 2026 --- Kisah Wanita yang Mengabaikan Hipertensi dan Akibatnya Terhadap Kesehatan Ginjal --- UKSW Tingkatkan Kualitas Tenaga Kependidikan Melalui Sertifikasi Microsoft Excel Internasional Kunjungan Menlu Qatar ke Indonesia, Komitmen Investasi Rp 70 Triliun Ditegaskan --- Dwayne Johnson Mengalami Benjolan di Testis akibat Epididimitis, Apa Itu? --- Keberhasilan Pembinaan Basket di UKSW: Samuel Sualang Dinobatkan Sebagai Rookie of the Year IBL 2026 Purbaya dan Airlangga Rayakan Tahun Baru Islam 1448 H dengan Pesan Refleksi dan Harapan Protes Terhadap Tuntutan Penjara Dokter Anak Ratna Setia Asih Kebangkitan Harga Minyak Pasca Kesepakatan Damai AS-Iran, Indonesia Tetap Siaga --- Golongan Darah O: Kunci Umur Panjang Hingga 87 Tahun --- Jadwal Operasional BCA Selama Libur Tahun Baru Islam 2026 --- Kisah Wanita yang Mengabaikan Hipertensi dan Akibatnya Terhadap Kesehatan Ginjal --- UKSW Tingkatkan Kualitas Tenaga Kependidikan Melalui Sertifikasi Microsoft Excel Internasional Kunjungan Menlu Qatar ke Indonesia, Komitmen Investasi Rp 70 Triliun Ditegaskan --- Dwayne Johnson Mengalami Benjolan di Testis akibat Epididimitis, Apa Itu? ---
Kesehatan

--- Golongan Darah O: Kunci Umur Panjang Hingga 87 Tahun ---

--- Penelitian terbaru menunjukkan bahwa golongan darah O memiliki harapan hidup yang lebih tinggi dibandingkan golongan darah lainnya, dengan rata-rata mencapai 87 tahun. Faktor genetik dan sistem ke...

Sekar Wangi

Penulis

16 June 2026
9 kali dibaca
---
Golongan Darah O: Kunci Umur Panjang Hingga 87 Tahun

---
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Mixmike
---TITLEEXCERPT--- Penelitian terbaru menunjukkan bahwa golongan darah O memiliki harapan hidup yang lebih tinggi dibandingkan golongan darah lainnya, dengan rata-rata mencapai 87 tahun. Faktor genetik dan sistem kekebalan tubuh yang lebih baik menjadi penyebab utama. ---CONTENT---

Jakarta - Umur panjang seseorang ternyata tidak hanya dipengaruhi oleh pola makan dan olahraga, tetapi juga dapat terkait dengan faktor genetik yang ada dalam aliran darah mereka. Penelitian medis terkini mengungkapkan hubungan mengejutkan antara golongan darah dan ketahanan tubuh terhadap penyakit kronis.

Berdasarkan informasi dari buku 'The Answer is in Your Bloodtype' yang ditulis oleh Dr. Steven M. Weissberg dan Joseph Christiano, terdapat perbedaan signifikan dalam harapan hidup antara berbagai golongan darah. Dalam hal ini, golongan darah O menduduki posisi teratas dengan prediksi umur rata-rata mencapai 87 tahun, jauh lebih tinggi dibandingkan golongan darah B (77 tahun), AB (70 tahun), dan A yang berada di posisi terakhir dengan rata-rata umur hanya 62 tahun.

Alasan di Balik Umur Panjang Golongan Darah O

Menurut laporan dari The Standard HK, para peneliti medis menjelaskan dua alasan utama mengapa golongan darah O diperkirakan memiliki umur yang lebih panjang. Pertama, golongan darah O memiliki sistem antibodi alami yang lebih 'agresif' dalam melawan virus. Identifikasi golongan darah ditentukan oleh keberadaan antigen A dan B pada permukaan sel darah merah, yang terdapat pada golongan darah A, B, dan AB. Sementara itu, golongan darah O tidak memiliki antigen tersebut, melainkan memiliki antibodi "anti-A" dan "anti-B" yang melimpah. Kombinasi antibodi ini memungkinkan tubuh untuk mendeteksi dan menetralisir virus atau agen infeksius lebih cepat sebelum dapat merusak sel tubuh.

Risiko Kesehatan yang Lebih Rendah

Kedua, golongan darah O memiliki risiko penggumpalan darah yang lebih rendah. Golongan darah A cenderung memiliki darah yang lebih kental, yang dapat menyebabkan penyumbatan pembuluh darah (aterosklerosis). Sebaliknya, individu dengan golongan darah O memiliki mekanisme pembekuan darah yang lebih seimbang dan efisien, sehingga mengurangi risiko serangan jantung, stroke, dan penyakit kardiovaskular lainnya. Selain itu, golongan darah O juga berkontribusi pada sistem kekebalan tubuh yang lebih optimal, terutama saat terjadi epidemi besar.

Beberapa penelitian internasional mendukung temuan ini. Sebuah riset yang diterbitkan di NEJM pada Juni 2020 menemukan bahwa orang dengan golongan darah O menunjukkan perlindungan klinis yang lebih kuat dibandingkan dengan golongan darah lainnya. Studi di Denmark berjudul 'Blood Advances' menganalisis data dari 473 ribu orang dan menemukan bahwa hanya 38,4 persen populasi yang memiliki golongan darah O, berbanding terbalik dengan golongan darah A yang mencapai 44,4 persen. Data dari rumah sakit di Kanada juga menunjukkan bahwa pasien dengan golongan darah O lebih jarang membutuhkan ventilator saat mengalami infeksi parah, yakni 61 persen dibandingkan dengan pasien golongan darah A dan AB yang mencapai 84 persen. Menariknya, pasien golongan darah O juga memiliki masa rawat inap yang lebih singkat, rata-rata hanya 9 hari sebelum diperbolehkan pulang.

Artikel Terkait