Harga perak yang ditawarkan oleh PT Aneka Tambang Tbk (Antam) pada hari Sabtu, 20 Juni 2026, tetap stabil di level Rp 43.150. Hal ini terjadi di tengah penurunan harga perak di pasar internasional. Menurut informasi dari laman logammulia.com, harga perak Antam tidak berubah dibandingkan dengan hari sebelumnya.
Antam menyediakan perak dalam bentuk batangan seberat 250 gram dan 500 gram, serta perak butiran dengan kadar murni 99,95%. Untuk perak batangan seberat 250 gram, harga yang ditetapkan adalah Rp 11.312.500, sedangkan untuk 500 gram, harga mencapai Rp 21.700.000.
Penurunan Harga Perak Global
Sementara itu, berdasarkan data dari tradingeconomics.com, harga perak di pasar dunia pada Jumat, 19 Juni 2026, mengalami penurunan sebesar 1,15% menjadi US$ 64,90 per ons. Penurunan ini membawa harga perak di bawah US$ 65 per ons, yang merupakan level terendah sejak 11 Juni, dan diperkirakan akan mengalami penurunan mingguan sekitar 4,5%.
Tekanan terhadap harga perak global disebabkan oleh penguatan dolar Amerika Serikat dan ekspektasi kenaikan suku bunga yang mengurangi permintaan terhadap logam mulia. Dolar AS mencapai level tertinggi dalam satu tahun setelah Federal Reserve memutuskan untuk mempertahankan suku bunga, namun menunjukkan tanda-tanda kebijakan yang lebih agresif. Saat ini, sembilan dari 19 pembuat kebijakan Fed memperkirakan setidaknya satu kali kenaikan suku bunga akan terjadi pada akhir tahun ini, dengan pasar memperkirakan sekitar 70% kemungkinan kenaikan pada bulan September.
Pengaruh Geopolitik dan Harga Emas
Ketidakpastian geopolitik juga tetap tinggi setelah pengumuman bahwa pembicaraan antara AS dan Iran untuk mengakhiri konflik di Timur Tengah tidak akan berlangsung pada Jumat, yang mengaburkan prospek kesepakatan perdamaian. Sebelumnya, harga emas dunia juga mengalami penurunan pada hari yang sama, di mana harga emas spot turun 0,6% menjadi US$ 4.184,33 per ons. Emas tersebut tercatat mengalami penurunan sebesar 0,9% selama sepekan.
Kontrak emas berjangka AS untuk pengiriman Agustus juga melemah, turun 15 menjadi US$ 4.202,10. Harga perak spot turun 1,5% menjadi US$ 64,83 per ons, sedangkan platinum dan paladium masing-masing mengalami penurunan sebesar 1,3% dan 0,8%.
Di sisi lain, pasar di China dan Hong Kong sedang libur merayakan Festival Perahu Naga. Dolar AS yang menguat membuat harga emas batangan yang dihargai dalam dolar menjadi lebih mahal bagi pemegang mata uang lainnya.
Dengan kondisi ini, pelaku pasar memperkirakan bahwa reli harga emas yang didorong oleh potensi kesepakatan perdamaian AS-Iran tidak akan bertahan lama, terutama dengan penguatan dolar yang didukung oleh kebijakan hawkish dari Federal Reserve.