🔴 Breaking
Sergey Brin Siap Gelontorkan Rp 1,8 Triliun untuk Gagalkan Pajak Kekayaan di California Ibu Pengganti Menolak Permintaan Orang Tua Biologis untuk Menggugurkan Bayi dengan Kelainan Jantung Menyambut Mahasiswa Baru dengan Jingle Resmi PBAK-U 2026 UIN Saizu Purwokerto Panduan Memeriksa Desil Menggunakan NIK KTP Secara Online Menyesal Ikut Jatuhkan Soeharto, Ekonom Ferry Latuhihin Soroti Perjalanan Indonesia Pasca-Reformasi Tren Matcha Ube Latte: Sehat atau Tidak? Simak Penjelasan dari Dokter Gizi Ketatnya Persaingan Suku Bunga Bank, OJK Mengeluarkan Peringatan Keras Kemeriahan di Istana Merdeka Usai Paskibraka Kibarkan Bendera Merah Putih Fakta Menarik: Nyamuk Lebih Suka Menggigit Orang dengan Golongan Darah Tertentu PBAK UIN Saizu: Jembatan Menuju Akademik, Spiritual, dan Budaya bagi Generasi Z Sergey Brin Siap Gelontorkan Rp 1,8 Triliun untuk Gagalkan Pajak Kekayaan di California Ibu Pengganti Menolak Permintaan Orang Tua Biologis untuk Menggugurkan Bayi dengan Kelainan Jantung Menyambut Mahasiswa Baru dengan Jingle Resmi PBAK-U 2026 UIN Saizu Purwokerto Panduan Memeriksa Desil Menggunakan NIK KTP Secara Online Menyesal Ikut Jatuhkan Soeharto, Ekonom Ferry Latuhihin Soroti Perjalanan Indonesia Pasca-Reformasi Tren Matcha Ube Latte: Sehat atau Tidak? Simak Penjelasan dari Dokter Gizi Ketatnya Persaingan Suku Bunga Bank, OJK Mengeluarkan Peringatan Keras Kemeriahan di Istana Merdeka Usai Paskibraka Kibarkan Bendera Merah Putih Fakta Menarik: Nyamuk Lebih Suka Menggigit Orang dengan Golongan Darah Tertentu PBAK UIN Saizu: Jembatan Menuju Akademik, Spiritual, dan Budaya bagi Generasi Z
Kesehatan

Ibu Pengganti Menolak Permintaan Orang Tua Biologis untuk Menggugurkan Bayi dengan Kelainan Jantung

Kasus hukum yang melibatkan seorang ibu pengganti di Texas menjadi sorotan setelah ia menolak permintaan orang tua biologis untuk melakukan aborsi terhadap bayi yang didiagnosis dengan kelainan jantun...

Chandra Kirana

Penulis

17 August 2026
5 kali dibaca
Foto: Getty Images/iStockphoto
Foto: Getty Images/iStockphoto

Jakarta - Sebuah kasus hukum yang melibatkan isu etika medis menjadi viral dan memicu perdebatan di Amerika Serikat. McKenna West, seorang perawat dari Alaska yang berperan sebagai ibu pengganti, menolak permintaan orang tua biologis untuk menggugurkan kandungannya setelah janin yang ia bawa didiagnosis dengan Hypoplastic Left Heart Syndrome (HLHS), sebuah kelainan jantung bawaan yang parah namun masih dapat diobati melalui operasi.

Orang tua biologis bayi tersebut, Nausheen Gilkar dan Omar Ahmed dari California, meminta West untuk melakukan aborsi. Namun, West menolak permintaan itu dan memilih untuk melarikan diri ke Texas demi melahirkan serta menyelamatkan nyawa bayi yang ia beri nama Gabriel.

Intervensi Jaksa Agung Texas dan Keputusan Pengadilan

Keputusan West untuk pergi ke Texas menarik perhatian publik dan memicu intervensi dari Jaksa Agung Texas, Ken Paxton. Paxton mengajukan petisi ke pengadilan agar bayi tersebut mendapatkan perawatan medis yang dibutuhkan segera setelah lahir. Pengadilan Texas mengabulkan permohonan tersebut dan mengeluarkan perintah hukum yang melarang siapa pun untuk menunda perawatan medis atau membawa bayi keluar dari Texas.

Menurut standar medis, bayi dengan HLHS memerlukan operasi jantung segera setelah lahir untuk dapat bertahan hidup. Tanpa operasi, bayi tersebut tidak akan mampu bertahan melewati minggu pertama kehidupannya. Namun, jika operasi berhasil, tingkat kelangsungan hidup bayi bisa mencapai 75 persen hingga usia 5 tahun dan 90 persen hingga usia 18 tahun.

Bayi Kembali ke Pelukan Orang Tua Biologis

Setelah melahirkan di sebuah rumah sakit di Dallas County, Texas, situasi hukum dalam kasus ini mengalami perubahan yang signifikan. Tim hukum mengonfirmasi bahwa bayi yang baru berusia dua hari itu kini telah diserahkan kembali kepada orang tua biologisnya, Gilkar dan Ahmed. Meskipun West menuduh pasangan tersebut mendesak untuk melakukan aborsi, pasangan itu membantah telah meminta untuk menggugurkan kandungan.

West mengungkapkan rasa ketakutannya, karena sebagai ibu pengganti, ia merasa terbatas dalam mengambil keputusan medis untuk bayi tersebut. "Sangat menakutkan untuk berpikir bahwa saya, sebagai orang yang melahirkan, mungkin menjadi pihak yang tidak dapat membuat keputusan tentang pengobatannya," kata McKenna West. Saat ini, bayi Gabriel sedang menjalani perawatan intensif di bawah pengawasan dokter spesialis jantung di Texas, dengan dukungan penuh dari orang tua biologisnya.

Artikel Terkait