Pendiri Oracle, Larry Ellison, mengalami penurunan kekayaan yang signifikan akibat penurunan tajam harga saham perusahaan dalam beberapa minggu terakhir. Menurut laporan dari Forbes, saham Oracle telah merosot hampir 50 persen sejak mencapai puncaknya pada 1 Juni 2026. Penurunan ini mengakibatkan kekayaan Ellison berkurang sekitar 104 miliar dollar AS, setara dengan Rp 1.690 triliun (berdasarkan kurs Rp 16.250 per dollar AS). Dengan kondisi ini, Ellison kini berada di peringkat kedelapan dalam daftar orang terkaya dunia versi Forbes Real-Time Billionaires, turun dari posisi kedua sebelumnya.
Kekayaan bersih Ellison saat ini diperkirakan mencapai 192 miliar dollar AS. Sebagian besar dari kekayaannya berasal dari kepemilikan sekitar 40 persen saham Oracle, sehingga fluktuasi harga saham perusahaan sangat berpengaruh terhadap nilai kekayaannya.
Penyebab Penurunan Saham Oracle
Penurunan harga saham Oracle terjadi setelah euforia terkait kecerdasan buatan (AI) yang sebelumnya mendorong valuasi perusahaan mulai mereda. Investor juga melakukan aksi ambil untung terhadap saham teknologi yang sempat melonjak tinggi selama paruh pertama tahun ini.
Sebelumnya, Oracle merupakan salah satu perusahaan yang mendapatkan keuntungan besar dari ledakan investasi di bidang AI. Permintaan terhadap layanan cloud Oracle meningkat seiring dengan kebutuhan perusahaan teknologi untuk infrastruktur yang mendukung pelatihan dan penerapan model AI. Lonjakan permintaan ini sempat membawa harga saham Oracle ke level tertinggi sepanjang sejarah dan mengangkat Ellison menjadi orang terkaya kedua di dunia.
Posisi Ellison di Antara Miliarder Dunia
Walaupun mengalami penurunan kekayaan, Ellison tetap berada di jajaran miliarder terkaya dunia dengan total kekayaan yang masih di atas 190 miliar dollar AS. Daftar orang terkaya dunia saat ini didominasi oleh tokoh-tokoh industri teknologi. Berdasarkan data Forbes Real-Time Billionaires per 19 Juli 2026, Elon Musk menduduki posisi teratas dengan kekayaan mencapai 797,6 miliar dollar AS atau sekitar Rp 12.961 triliun. Diikuti oleh pendiri Google, Larry Page, dengan kekayaan 284,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 4.620 triliun) dan Sergey Brin dengan 262,3 miliar dollar AS (sekitar Rp 4.262 triliun). Pendiri Amazon, Jeff Bezos, memiliki kekayaan sebesar 256,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 4.170 triliun), sementara pendiri Meta, Mark Zuckerberg, tercatat memiliki 221,6 miliar dollar AS (sekitar Rp 3.601 triliun). CEO Nvidia, Jensen Huang, memiliki kekayaan sekitar 175,4 miliar dollar AS, setara dengan Rp 2.850 triliun.
Penurunan kekayaan Ellison mencerminkan besarnya volatilitas yang terjadi pada saham perusahaan teknologi di era AI. Dalam beberapa bulan terakhir, valuasi perusahaan-perusahaan di sektor AI dan cloud menunjukkan pergerakan yang sangat fluktuatif, sejalan dengan perubahan sentimen investor terhadap prospek pertumbuhan industri tersebut.