Berlangganan →
Update
Sinergi Lintas Sektor Kunci Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera Selatan Ibadah Syukur Memperingati HUT ke-69 Campus Ministry dan Pembukaan Academic Week FT UKSW Tebak Perbedaan: Uji Ketajaman Mata dengan Gambar Menarik --- Kenaikan Harga Avtur Memicu Kemenhub Tinjau Ulang Tarif Tiket Pesawat --- Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW --- Kronologi Penemuan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius --- Harga Perak Antam Naik Rp 600 pada 6 Mei 2026 Dugaan Pemerasan di Pemkab Cilacap: ASN Kumpulkan Uang untuk Bupati Tim UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Bandung Essay Competition dengan Isu Kesenjangan Akses Beasiswa Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Mulai 1 Juni 2026 Sinergi Lintas Sektor Kunci Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera Selatan Ibadah Syukur Memperingati HUT ke-69 Campus Ministry dan Pembukaan Academic Week FT UKSW Tebak Perbedaan: Uji Ketajaman Mata dengan Gambar Menarik --- Kenaikan Harga Avtur Memicu Kemenhub Tinjau Ulang Tarif Tiket Pesawat --- Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW --- Kronologi Penemuan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius --- Harga Perak Antam Naik Rp 600 pada 6 Mei 2026 Dugaan Pemerasan di Pemkab Cilacap: ASN Kumpulkan Uang untuk Bupati Tim UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Bandung Essay Competition dengan Isu Kesenjangan Akses Beasiswa Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Mulai 1 Juni 2026
Ekonomi

Keluarga Pendiri Samsung Selesaikan Pembayaran Pajak Warisan Rekor

Keluarga pendiri Samsung telah menyelesaikan pembayaran pajak warisan sebesar 12 triliun won, menjadikannya sebagai salah satu pembayaran pajak terbesar dalam sejarah Korea Selatan.

Galang Mahesa 06 May 2026 8 pembaca liputan6.com liputan6.com
Keluarga Pendiri Samsung Selesaikan Pembayaran Pajak Warisan Rekor
Chairman Samsung Lee Jae-yong. (Associated Press)

Keluarga pendiri Samsung, raksasa teknologi asal Korea Selatan, telah berhasil menyelesaikan pembayaran pajak warisan yang mencapai 12 triliun won atau setara dengan USD 8 miliar. Jumlah ini jika dikonversi ke dalam rupiah mencapai sekitar Rp 139,14 triliun, berdasarkan kurs saat ini. Pembayaran ini menjadi salah satu yang terbesar dalam sejarah pajak di Korea Selatan.

Pembayaran pajak warisan tersebut dilakukan secara bertahap dalam enam angsuran selama lima tahun terakhir. Anggota keluarga yang terlibat dalam pembayaran ini termasuk Chairman Lee Jae-yong, ibunya Hong Ra-hee, serta saudara perempuannya, Lee Boo-jin dan Lee Seo-hyun. Tagihan pajak ini terkait dengan harta warisan yang ditinggalkan oleh mendiang Chairman Lee Kun-hee yang meninggal dunia pada Oktober 2020.

Samsung, yang merupakan perusahaan terbesar di Korea Selatan, memiliki berbagai lini usaha di bidang elektronik, industri berat, dan jasa keuangan. Lee Kun-hee meninggalkan kekayaan yang diperkirakan mencapai 26 triliun won, yang mencakup saham, properti, dan koleksi seni. Keluarga tersebut menyatakan bahwa membayar pajak adalah kewajiban sebagai warga negara.

Pada hari Minggu, Samsung mengonfirmasi bahwa pembayaran terakhir telah dilakukan, dan mencatat bahwa total pajak yang dibayarkan setara dengan sekitar satu setengah kali total pendapatan pajak warisan negara pada tahun 2024. Korea Selatan dikenal memiliki tarif pajak warisan yang tinggi, mencapai 50%, menjadikannya salah satu yang tertinggi di dunia.

Penyelesaian kewajiban pajak ini menjadi perhatian investor, karena dapat memengaruhi kendali keluarga Lee atas perusahaan. Sebagian dari harta warisan, termasuk koleksi karya seni dari seniman terkenal seperti Pablo Picasso dan Salvador Dali, telah disumbangkan ke Museum Nasional Korea dan organisasi budaya lainnya.

Keluarga Lee memiliki kekayaan bersih gabungan lebih dari USD 45 miliar atau sekitar Rp 782,6 triliun. Kekayaan mereka telah meningkat lebih dari dua kali lipat dalam setahun terakhir, berkat permintaan tinggi akan chip komputer yang didorong oleh industri kecerdasan buatan (AI). Selain memproduksi chip, Samsung juga merupakan salah satu produsen ponsel pintar dan televisi terbesar di dunia.

Samsung Group didirikan pada tahun 1938 oleh Lee Byung-chul, kakek dari Lee Jae-yong, yang kini memimpin perusahaan. Dengan proyeksi jumlah miliarder yang terus meningkat, pertumbuhan kekayaan di kalangan individu super kaya menjadi semakin signifikan, dipicu oleh perkembangan teknologi dan AI yang pesat.

Di tengah pertumbuhan ini, ketimpangan ekonomi global juga semakin melebar, dengan laporan menunjukkan bahwa sejumlah kecil orang menguasai kekayaan yang jauh lebih besar dibandingkan dengan setengah populasi dunia yang terendah. Sementara itu, perkembangan lebih lanjut mengenai pajak dan kekayaan keluarga Lee akan terus dipantau oleh publik dan investor.

Artikel Terkait