Berlangganan →
Update
Sinergi Lintas Sektor Kunci Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera Selatan Ibadah Syukur Memperingati HUT ke-69 Campus Ministry dan Pembukaan Academic Week FT UKSW Tebak Perbedaan: Uji Ketajaman Mata dengan Gambar Menarik --- Kenaikan Harga Avtur Memicu Kemenhub Tinjau Ulang Tarif Tiket Pesawat --- Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW --- Kronologi Penemuan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius --- Harga Perak Antam Naik Rp 600 pada 6 Mei 2026 Dugaan Pemerasan di Pemkab Cilacap: ASN Kumpulkan Uang untuk Bupati Tim UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Bandung Essay Competition dengan Isu Kesenjangan Akses Beasiswa Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Mulai 1 Juni 2026 Sinergi Lintas Sektor Kunci Penanganan Kebakaran Hutan dan Lahan di Sumatera Selatan Ibadah Syukur Memperingati HUT ke-69 Campus Ministry dan Pembukaan Academic Week FT UKSW Tebak Perbedaan: Uji Ketajaman Mata dengan Gambar Menarik --- Kenaikan Harga Avtur Memicu Kemenhub Tinjau Ulang Tarif Tiket Pesawat --- Peserta dari 12 Negara Berpartisipasi dalam Human Origins Heritage yang Diselenggarakan oleh UKSW --- Kronologi Penemuan Kasus Hantavirus di Kapal Pesiar MV Hondius --- Harga Perak Antam Naik Rp 600 pada 6 Mei 2026 Dugaan Pemerasan di Pemkab Cilacap: ASN Kumpulkan Uang untuk Bupati Tim UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Bandung Essay Competition dengan Isu Kesenjangan Akses Beasiswa Pemerintah Siapkan Paket Stimulus Ekonomi Mulai 1 Juni 2026
Ekonomi

--- Kenaikan Harga Avtur Memicu Kemenhub Tinjau Ulang Tarif Tiket Pesawat ---

--- Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi tarif tiket pesawat seiring dengan kembali naiknya harga avtur per 1 Mei 2026. ---

Raihan Fadhila 06 May 2026 6 pembaca liputan6.com liputan6.com
---
Kenaikan Harga Avtur Memicu Kemenhub Tinjau Ulang Tarif Tiket Pesawat

---
Biaya bahan bakar pesawat di Indonesia memiliki tarif sekitar 28 persen lebih mahal dibandingkan negara-negara di Asia Tenggara. (Liputan6.com/Herman Zakharia)
---TITLEEXCERPT--- Kementerian Perhubungan akan mengevaluasi tarif tiket pesawat seiring dengan kembali naiknya harga avtur per 1 Mei 2026. ---CONTENT---

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) berencana untuk melakukan evaluasi ulang terhadap tarif tiket pesawat setelah harga avtur mengalami kenaikan lagi pada 1 Mei 2026. Kenaikan ini memicu perhatian pemerintah untuk menyesuaikan tarif tiket agar tetap terjangkau bagi masyarakat.


Direktur Jenderal Perhubungan Udara Kemenhub, Lukman F Laisa, mengungkapkan bahwa pada hari Kamis, 7 Juni 2026, pihaknya akan mengadakan rapat koordinasi dengan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, untuk membahas penyesuaian harga tiket pesawat. Sebelumnya, pada 6 April 2026, Kemenko Perekonomian telah memberikan izin kepada maskapai nasional untuk menaikkan tarif tiket pesawat maksimum hingga 13 persen selama dua bulan, menyusul lonjakan harga avtur.


Harga avtur yang berlaku per 1 Mei 2026 tercatat mengalami kenaikan signifikan. Data dari Pertamina menunjukkan bahwa harga avtur untuk penerbangan domestik di Bandara Soekarno-Hatta mencapai Rp 27.357 per liter, meningkat dari Rp 23.551 per liter pada bulan April. Untuk penerbangan internasional, harga avtur juga melonjak dari USD 133,8 per liter menjadi USD 162,9 per liter.


Asosiasi Maskapai Penerbangan Nasional Indonesia (INACA) sebelumnya telah mendesak pemerintah untuk segera merealisasikan kenaikan biaya tambahan bahan bakar (fuel surcharge) dan Tarif Batas Atas (TBA) untuk penerbangan domestik. Kenaikan harga avtur yang diumumkan oleh Pertamina mulai berlaku pada 1 April 2026, dengan rata-rata kenaikan 70% untuk penerbangan domestik dan 80% untuk internasional.


Contohnya, di Bandara Soekarno-Hatta, harga avtur domestik pada Maret 2026 adalah Rp 13.656,51 per liter, sedangkan pada April 2026 naik menjadi Rp 23.551,08 per liter, atau meningkat 72,45%. Jika dibandingkan dengan harga avtur domestik rata-rata pada tahun 2019, kenaikannya mencapai 295%. Untuk penerbangan internasional, harga avtur naik dari USD 0,742 per liter menjadi USD 1,338 per liter, meningkat 80,32%.


Ketua Umum INACA, Denon Prawiraatmadja, menyatakan bahwa kenaikan harga avtur diperkirakan akan mengikuti tren harga global akibat krisis geopolitik di Timur Tengah. Oleh karena itu, penyesuaian biaya tambahan bahan bakar dan TBA sangat penting agar maskapai tetap dapat beroperasi dengan aman dan menjaga keberlanjutan usaha mereka.


Dengan adanya evaluasi ini, diharapkan pemerintah dapat segera mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga stabilitas tarif tiket pesawat dan memastikan kelangsungan operasional maskapai penerbangan di Indonesia.

Artikel Terkait