🔴 Breaking
Ekonomi

Kembali, Aljazair Kirim 450.000 Barel Minyak Mentah ke Indonesia

PT Pertamina Internasional EP mengirimkan minyak mentah dari Aljazair ke Indonesia untuk kedua kalinya pada tahun 2026, bertujuan untuk memperkuat ketahanan energi nasional.

Arjuna Mahendra

Penulis

26 June 2026
17 kali dibaca
Lapangan minyak Menzel Lejmat (MLN) Block 405a di Aljazair. Dok PIEP
Lapangan minyak Menzel Lejmat (MLN) Block 405a di Aljazair. Dok PIEP

PT Pertamina Internasional EP (PIEP), yang merupakan anak perusahaan dari PT Pertamina Hulu Energi, kembali melakukan pengiriman minyak mentah dari Aljazair ke Indonesia. Pengiriman ini dilakukan dengan menggunakan kapal tanker MT Gamkonora dan merupakan pengiriman kedua pada tahun 2026.

Kapal yang dimiliki oleh PT Pertamina Patra Niaga ini tiba di Cilacap, Jawa Tengah, pada tanggal 24 Juni 2026, dengan membawa sekitar 450.000 barel minyak mentah dari lapangan Menzel Lejmat (MLN) Block 405a di Aljazair. Proses pengiriman ini memakan waktu sekitar satu bulan, dimulai dari keberangkatan di Port Arzew, Aljazair, pada 14 Mei 2026.

Pentingnya Pengiriman untuk Ketahanan Energi

Direktur Utama PIEP, Syamsu Yudha, menyatakan bahwa pengiriman ini mencerminkan peran Pertamina sebagai pemain energi di tingkat global. “Pengiriman ini memperkuat posisi Pertamina sebagai perusahaan migas berkelas internasional yang kompetitif, sekaligus menjalankan mandat untuk mendukung ketahanan energi nasional melalui operasi yang unggul dan berkelanjutan,” ujarnya.

Pengiriman ini merupakan yang kedua kalinya pada tahun 2026, setelah pengiriman pertama yang tiba di Indonesia pada akhir Januari 2026. PIEP juga telah merencanakan pengiriman selanjutnya, dengan kapal ketiga yang dijadwalkan berangkat pada bulan Agustus dan diperkirakan tiba pada bulan September 2026.

Sinergi dan Manfaat untuk Indonesia

Manager Relations PIEP, Dhaneswari Retnowardhani, menjelaskan bahwa kedatangan minyak mentah yang dibawa oleh MT Gamkonora merupakan bagian dari upaya sinergi berkelanjutan perusahaan. Ini termasuk memastikan bahwa hasil produksi migas dari aset-aset luar negeri dapat memberikan manfaat langsung bagi Indonesia. “Sejalan dengan itu, PIEP mengoptimalkan nilai ekonomi dari produksi global melalui pemanfaatan peluang pasar internasional dan pengelolaan portofolio yang bernilai tambah,” ungkap Dhaneswari.

Dengan pengelolaan pasokan yang terencana dan sinergi operasional yang kuat, PIEP berkomitmen untuk terus mendukung ketahanan energi nasional serta memastikan pasokan energi yang aman, stabil, dan berkelanjutan bagi masyarakat Indonesia.

Artikel Terkait