🔴 Breaking
Perubahan Preferensi Gen Z dalam Mencari Pekerjaan dan Memilih Perusahaan Pentingnya Memahami Warna Urine: Tidak Selalu Jernih Menandakan Kesehatan Pemberhentian Dosen UAJY Dilakukan Sesuai Prosedur yang Berlaku Pertemuan Tony Blair dengan Direksi Danantara Bahas Transformasi BUMN Indonesia Siap Luncurkan Vaksin mRNA Pertama untuk Demam Berdarah OJK Menyatakan Usulan Himbara untuk Perpanjangan Tenor Dana Pemerintah Layak Dibahas Waspada Anarki Berkedok Demokrasi, Aspirasi Jangan Dibelokkan Jadi Kericuhan Kemenkes Ingatkan Warga Dekat TPA Jatiwaringin untuk Waspada Terhadap Dampak Asap Kebakaran Festival Bahasa Inggris UIN Saizu: Panggung Kreativitas Pelajar dan Mahasiswa --- Said Iqbal Rencanakan Pertemuan dengan BPJS Ketenagakerjaan Terkait JHT --- Perubahan Preferensi Gen Z dalam Mencari Pekerjaan dan Memilih Perusahaan Pentingnya Memahami Warna Urine: Tidak Selalu Jernih Menandakan Kesehatan Pemberhentian Dosen UAJY Dilakukan Sesuai Prosedur yang Berlaku Pertemuan Tony Blair dengan Direksi Danantara Bahas Transformasi BUMN Indonesia Siap Luncurkan Vaksin mRNA Pertama untuk Demam Berdarah OJK Menyatakan Usulan Himbara untuk Perpanjangan Tenor Dana Pemerintah Layak Dibahas Waspada Anarki Berkedok Demokrasi, Aspirasi Jangan Dibelokkan Jadi Kericuhan Kemenkes Ingatkan Warga Dekat TPA Jatiwaringin untuk Waspada Terhadap Dampak Asap Kebakaran Festival Bahasa Inggris UIN Saizu: Panggung Kreativitas Pelajar dan Mahasiswa --- Said Iqbal Rencanakan Pertemuan dengan BPJS Ketenagakerjaan Terkait JHT ---
Kesehatan

Kemenkes Ingatkan Warga Dekat TPA Jatiwaringin untuk Waspada Terhadap Dampak Asap Kebakaran

Kementerian Kesehatan mengimbau masyarakat di sekitar TPA Jatiwaringin, Tangerang, agar waspada terhadap dampak kesehatan akibat asap kebakaran. Warga disarankan untuk menggunakan masker dan membatasi...

Aditya Surya

Penulis

08 July 2026
18 kali dibaca
Foto: Ppemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang mencapai progres 45% dari total 14 hektare lahan terbakar. Segala upaya dilakukan petugas gabungan. (dok BNPB)
Foto: Ppemadaman kebakaran TPA Jatiwaringin Tangerang mencapai progres 45% dari total 14 hektare lahan terbakar. Segala upaya dilakukan petugas gabungan. (dok BNPB)

Jakarta - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) memberikan peringatan kepada penduduk yang tinggal di sekitar Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, untuk lebih waspada terhadap potensi dampak kesehatan yang ditimbulkan oleh asap kebakaran. Masyarakat diminta untuk memakai masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan guna menekan risiko gangguan kesehatan.

Kepala Biro Komunikasi dan Pelayanan Publik Kemenkes RI, Aji Muhawarman, menekankan pentingnya perlindungan diri, terutama bagi kelompok yang lebih rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, serta individu yang menderita asma atau penyakit paru-paru. "Gunakan masker saat beraktivitas di luar rumah, terutama bagi kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil, lansia, dan penderita asma atau penyakit paru," ungkap Aji dalam imbauan resmi Kemenkes yang diterima.

Langkah-Langkah Perlindungan Diri

Selain penggunaan masker, masyarakat juga disarankan untuk mengurangi aktivitas di luar rumah jika tidak ada keperluan mendesak. Jika asap mulai masuk ke dalam rumah, warga diimbau untuk segera menutup pintu dan jendela guna meminimalkan paparan asap.

Kemenkes juga mengingatkan pentingnya menjaga kecukupan cairan tubuh dengan memperbanyak konsumsi air putih serta menghindari paparan asap rokok agar iritasi pada saluran pernapasan tidak semakin parah. Aji menambahkan bahwa jika masyarakat mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap, mereka perlu segera mencari bantuan medis. Gejala yang perlu diwaspadai termasuk sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, dan mata perih.

Pentingnya Memantau Informasi Resmi

"Jika mengalami gejala seperti sesak napas, batuk, sakit kepala, sakit tenggorokan, atau mata perih, dan keluhan memburuk atau tidak membaik setelah tiga hari, segera periksakan diri ke dokter atau fasilitas kesehatan terdekat," jelasnya. Selain itu, Kemenkes meminta masyarakat untuk terus memantau perkembangan informasi resmi dari pemerintah daerah dan petugas terkait kondisi kebakaran, kualitas udara, serta langkah-langkah yang perlu diambil selama situasi ini berlangsung.

Artikel Terkait