🔴 Breaking
Meningkatnya Minat Wisata Teknologi di China dengan Biaya Mencapai Rp 264 Juta Tingkat Bunuh Diri di Kalangan Remaja di Indonesia Meningkat, Apa Penyebabnya? Pelantikan Sardjito, OJK Percepat Pembentukan Bursa Mineral untuk Menjadi Penentu Harga Komoditas Indonesia Kegagalan Rencana Kebangkitan Twitter, Nama Diambil X Namun Logo Dilepas Kondisi Siswi Karo yang Mengalami Gangguan Ingatan Pasca Keracunan MBG Mahasiswa Farmasi Unwahas Lakukan Penelitian Rekombinan Albumin Serum Manusia di BRIN Strategi BI untuk Melindungi Rupiah dari Fluktuasi Dolar AS Peta Dunia yang Kita Kenal Ternyata Memiliki Ketidakakuratan Kondisi Terbaru Korban Keracunan MBG di Karo, KPPG Medan Berikan Penjelasan Panduan Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026: Jadwal dan Proses Lengkap Meningkatnya Minat Wisata Teknologi di China dengan Biaya Mencapai Rp 264 Juta Tingkat Bunuh Diri di Kalangan Remaja di Indonesia Meningkat, Apa Penyebabnya? Pelantikan Sardjito, OJK Percepat Pembentukan Bursa Mineral untuk Menjadi Penentu Harga Komoditas Indonesia Kegagalan Rencana Kebangkitan Twitter, Nama Diambil X Namun Logo Dilepas Kondisi Siswi Karo yang Mengalami Gangguan Ingatan Pasca Keracunan MBG Mahasiswa Farmasi Unwahas Lakukan Penelitian Rekombinan Albumin Serum Manusia di BRIN Strategi BI untuk Melindungi Rupiah dari Fluktuasi Dolar AS Peta Dunia yang Kita Kenal Ternyata Memiliki Ketidakakuratan Kondisi Terbaru Korban Keracunan MBG di Karo, KPPG Medan Berikan Penjelasan Panduan Pendaftaran TKA SMA/SMK 2026: Jadwal dan Proses Lengkap
Nasional

Kepala Intelijen IRGC Majid Khademi Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Israel

Serangan terbaru oleh Israel mengakibatkan tewasnya Majid Khademi, Kepala Intelijen IRGC, menambah daftar panjang kerugian di kawasan tersebut.

Galang Mahesa

Penulis

06 April 2026
121 kali dibaca
Kepala Intelijen IRGC Majid Khademi Dilaporkan Tewas Akibat Serangan Israel
Sumber gambar: news.indozone.id

Dalam sebuah peristiwa yang berlangsung baru-baru ini, serangan udara yang dilaksanakan oleh Israel dilaporkan telah mengakibatkan tewasnya Majid Khademi, Kepala Intelijen Korps Pengawal Revolusi Islam Iran (IRGC). Info ini muncul di tengah ketegangan yang terus meningkat antara Iran dan Israel, yang merupakan rival utama di kawasan Timur Tengah.

Menurut sumber yang dekat dengan militer Iran, serangan tersebut terjadi di wilayah yang dikendalikan oleh Iran di Suriah. Sumber tersebut menjelaskan bahwa serangan itu sangat terencana dan tepat sasaran, sehingga mengakibatkan korban jiwa yang signifikan. "Serangan ini adalah salah satu yang paling mematikan dalam beberapa bulan terakhir, dan menargetkan langsung pejabat tinggi kami," ungkap salah satu sumber yang tidak ingin disebutkan namanya.

Majid Khademi dikenal sebagai tokoh kunci dalam strategi intelijen IRGC, yang bertanggung jawab atas operasi-operasi penting di luar negeri. Keberadaan Khademi di Suriah saat serangan terjadi menunjukkan betapa kompleksnya permainan politik dan militer di kawasan tersebut. Menurut informasi lebih lanjut, Khademi sedang terlibat dalam koordinasi beberapa operasi terkait dukungan untuk kelompok perlawanan di Suriah, yang tentunya menjadi perhatian utama bagi Israel.

Pejabat militer Israel telah mengonfirmasi bahwa mereka akan terus melanjutkan serangan terhadap target-target yang dianggap sebagai ancaman. Dalam pidato resmi, Jendral Aviv Kochavi, Kepala Staf Angkatan Bersenjata Israel, menyatakan, "Kami tidak akan ragu untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan untuk memastikan keamanan negara kami, termasuk menyerang target-target yang berpotensi membahayakan." Pernyataan ini menunjukkan komitmen Israel yang kuat untuk melindungi kepentingan nasionalnya meskipun ada risiko meningkatnya ketegangan internasional.

Sementara itu, reaksi dari pemerintah Iran sangat tegas. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengutuk serangan tersebut dan mengklaim bahwa tindakan tersebut merupakan pelanggaran terhadap kedaulatan nasional. "Tindakan agresi ini tidak akan dibiarkan tanpa respon. Kami berkomitmen untuk membalas setiap serangan terhadap rakyat dan pemimpin kami," kata juru bicara tersebut. Respon ini menandakan kemungkinan eskalasi lebih lanjut dari konfrontasi antara dua negara tersebut.

Saat ini, dunia internasional mengikuti perkembangan ini dengan cermat, menunggu langkah-langkah selanjutnya yang akan diambil oleh Iran dan Israel. Kejadian ini menambah kompleksitas dalam dinamika kawasan, dan tampaknya akan berdampak pada hubungan diplomatik serta stabilitas di Timur Tengah.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait