Berlangganan →
Update
Ketua Komisi I DPR RI Menilai Kapal AS Melintasi Selat Malaka Tidak Menjadi Ancaman Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi UTBK-SNBT 2026 di UNS dan ISI Solo BPOM Mengingatkan Generasi Z tentang Bahaya N20, Kematian Meningkat 578 Persen di AS --- BPS Berikan Penjelasan Terkait Keraguan Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 --- Pernyataan Sufmi Dasco Ahmad Terkait Berita Politik Terbaru DPR Laksanakan Silaturahmi, Unwahas Terima Bantuan Satu Unit Bus Operasional Menkes Sebut Antivaksin Jadi Kendala dalam Pencegahan Campak di Indonesia --- Maskapai di Asia dan Eropa Menghadapi Ancaman Kekurangan Bahan Bakar Pesawat --- Kanselir Jerman Mengkritik Rencana Aksi Militer AS Terhadap Kuba Uji Nyali Digital: 32 Peserta Terbaik SMK Se-Jateng Berkompetisi di LKS 2026 Ketua Komisi I DPR RI Menilai Kapal AS Melintasi Selat Malaka Tidak Menjadi Ancaman Puluhan Ribu Calon Mahasiswa Ikuti Seleksi UTBK-SNBT 2026 di UNS dan ISI Solo BPOM Mengingatkan Generasi Z tentang Bahaya N20, Kematian Meningkat 578 Persen di AS --- BPS Berikan Penjelasan Terkait Keraguan Data Pertumbuhan Ekonomi Kuartal II 2025 --- Pernyataan Sufmi Dasco Ahmad Terkait Berita Politik Terbaru DPR Laksanakan Silaturahmi, Unwahas Terima Bantuan Satu Unit Bus Operasional Menkes Sebut Antivaksin Jadi Kendala dalam Pencegahan Campak di Indonesia --- Maskapai di Asia dan Eropa Menghadapi Ancaman Kekurangan Bahan Bakar Pesawat --- Kanselir Jerman Mengkritik Rencana Aksi Militer AS Terhadap Kuba Uji Nyali Digital: 32 Peserta Terbaik SMK Se-Jateng Berkompetisi di LKS 2026
Politik

Ketua Komisi I DPR RI Menilai Kapal AS Melintasi Selat Malaka Tidak Menjadi Ancaman

Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, menyatakan bahwa keberadaan kapal milik Amerika Serikat di Selat Malaka tidak akan menimbulkan ancaman.

Arjuna Mahendra 21 April 2026 4 pembaca antaranews.com antaranews.com
Ketua Komisi I DPR RI Menilai Kapal AS Melintasi Selat Malaka Tidak Menjadi Ancaman
antaranews.com
Ketua Komisi I DPR RI, Utut Adianto, memberikan penilaian bahwa kapal milik Amerika Serikat yang melintasi Selat Malaka tidak akan mengakibatkan ancaman bagi Indonesia. Hal ini disampaikan dalam konteks situasi keamanan maritim di kawasan tersebut. Utut menjelaskan bahwa pengawasan terhadap aktivitas kapal asing di Selat Malaka tetap dilakukan oleh pihak berwenang. Menurutnya, keberadaan kapal tersebut seharusnya tidak perlu menimbulkan kekhawatiran yang berlebihan, selama tidak ada tindakan provokatif yang dilakukan. Dalam situasi ini, Utut menekankan pentingnya diplomasi dan komunikasi yang baik antarnegara untuk menjaga stabilitas kawasan. Ia juga mengingatkan bahwa Selat Malaka merupakan jalur pelayaran yang vital bagi banyak negara, sehingga kerjasama internasional sangat diperlukan untuk memastikan keamanan dan kelancaran lalu lintas laut. Sebagai penutup, pernyataan Utut Adianto menunjukkan sikap optimis terhadap situasi keamanan di Selat Malaka, serta harapan akan adanya dialog yang konstruktif antara negara-negara yang terlibat. Perkembangan lebih lanjut terkait situasi ini akan terus dipantau oleh Komisi I DPR RI.
Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait