🔴 Breaking
Startup Volta Infra Raih Kontrak Cloud Senilai Rp 180 Triliun dari Anthropic Tindakan Berani Dokter Selamatkan Pasien Saat Gempa di Jepang Unwahas Siapkan Rumah Sakit Baru untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Semarang Prabowo Kirim Tiga Surpres ke DPR, Termasuk Calon Gubernur BI dan Komisioner OJK X Ubah Sistem Pembayaran untuk Kreator, Fokus pada Konten Asli Kenaikan Kasus COVID-19 di Taiwan Terkait Varian Baru yang Dipantau WHO Pelanggaran Aturan Lalu Lintas Mencapai 460 Ribu Kendaraan, Truk ODOL Masih Mendominasi Samsung Mempertahankan Posisi Teratas di Pasar DRAM Selama Tiga Kuartal Berturut-turut --- Ratusan Sekolah Swasta Menolak Program Makan Bergizi Gratis --- Perayaan Dies Natalis ke-26 Unwahas: Memperkuat Transformasi Menuju Kampus Global Startup Volta Infra Raih Kontrak Cloud Senilai Rp 180 Triliun dari Anthropic Tindakan Berani Dokter Selamatkan Pasien Saat Gempa di Jepang Unwahas Siapkan Rumah Sakit Baru untuk Tingkatkan Layanan Kesehatan di Semarang Prabowo Kirim Tiga Surpres ke DPR, Termasuk Calon Gubernur BI dan Komisioner OJK X Ubah Sistem Pembayaran untuk Kreator, Fokus pada Konten Asli Kenaikan Kasus COVID-19 di Taiwan Terkait Varian Baru yang Dipantau WHO Pelanggaran Aturan Lalu Lintas Mencapai 460 Ribu Kendaraan, Truk ODOL Masih Mendominasi Samsung Mempertahankan Posisi Teratas di Pasar DRAM Selama Tiga Kuartal Berturut-turut --- Ratusan Sekolah Swasta Menolak Program Makan Bergizi Gratis --- Perayaan Dies Natalis ke-26 Unwahas: Memperkuat Transformasi Menuju Kampus Global
Kesehatan

Korea Selatan Diterpa Gelombang Panas, Suhu Diprediksi Mencapai 39 Derajat Celsius

Gelombang panas yang melanda Korea Selatan diperkirakan mencapai puncaknya pada 6 Agustus 2026, dengan suhu di Seoul bisa mencapai 39 derajat Celsius, yang telah mengakibatkan lebih dari 20 kematian.

Sekar Wangi

Penulis

06 August 2026
2 kali dibaca
Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto
Foto: NurPhoto via Getty Images/NurPhoto

Korea Selatan saat ini menghadapi gelombang panas yang ekstrem, dengan suhu di ibu kota, Seoul, diprediksi mencapai 39 derajat Celsius pada 6 Agustus 2026. Cuaca panas yang berkepanjangan ini telah dikaitkan dengan lebih dari 20 kematian.

Presiden Korea Selatan, Lee Jae Myung, menyatakan, "Cuaca panas ekstrem dengan skala yang belum pernah kita alami terus berlangsung dari hari ke hari. Kondisi gelombang panas yang sebelumnya hanya kita lihat dalam pemberitaan dari negara lain kini telah menjadi kenyataan kita," saat memimpin rapat penanganan gelombang panas pada 6 Agustus.

Tindakan Pemerintah untuk Mengatasi Gelombang Panas

Lee Jae Myung menginstruksikan kementerian dan pemerintah daerah untuk mengerahkan seluruh personel serta sumber daya yang ada hingga gelombang panas mereda. Ia menekankan pentingnya melindungi keselamatan masyarakat, memperkuat perlindungan bagi kelompok rentan, serta memperketat penerapan waktu istirahat bagi pekerja luar ruangan selama jam-jam terpanas.

Suhu yang diprediksi mencapai 39 derajat Celsius tersebut mendekati rekor suhu tertinggi yang pernah dicatat di Seoul, yaitu 39,6 derajat Celsius pada Agustus 2018, saat Korea Selatan terakhir kali mengalami gelombang panas yang bersejarah.

Kondisi Malam yang Panas dan Dampaknya

Peringatan akan suhu ekstrem ini disampaikan ketika Seoul mengalami malam yang sangat panas, menjelang hari yang diperkirakan menjadi salah satu yang terpanas dalam sejarah modern kota tersebut. Menurut Badan Meteorologi Korea (KMA), suhu di berbagai wilayah Seoul hanya turun sedikit dari 30 derajat Celsius sepanjang malam.

Media lokal melaporkan bahwa banyak warga mencari tempat berlindung dari panas, termasuk di sungai, pusat perbelanjaan, dan lokasi-lokasi lain yang dilengkapi dengan pendingin udara. Selain itu, Organisasi Bisbol Korea (KBO) terpaksa membatalkan seluruh 10 pertandingan yang dijadwalkan pada 5 dan 6 Agustus setelah beberapa penonton dilaporkan pingsan akibat cuaca panas, termasuk seorang penonton yang jatuh pingsan saat menyaksikan pertandingan di Incheon.

Artikel Terkait