Badan Pengelola Aset (BPA) Kejaksaan Agung mengadakan lelang barang-barang mewah yang merupakan hasil dari penindakan hukum. Kegiatan ini berlangsung di Jakarta, di mana berbagai tas dan barang mewah lainnya ditawarkan kepada publik.
Di dalam ruangan yang dikelilingi dinding kaca, terlihat deretan tas mewah dari merek terkenal seperti Chanel, Hermes, dan Louis Vuitton yang ditawarkan dengan harga di bawah nilai pasar. Proses lelang ini memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membeli barang-barang tersebut dengan cara yang transparan.
Pengunjung Antusias Mengikuti Lelang
Salah satu pengunjung, Fenny Hasan, mengungkapkan bahwa ini adalah pengalaman pertamanya mengikuti lelang. Ia mengincar sebuah tas mewah dari merek Hermes. "Ada satu tas yang saya incar, dan ikut bid. Doakan mudah-mudahan menang ya, mereknya Hermes," ujarnya saat berada di lokasi BPA Fair, Kantor BPA Kejaksaan, Jakarta, pada Senin (18/5/2026).
Fenny, yang datang bersama teman-temannya, menghabiskan waktu berkeliling untuk melihat berbagai koleksi yang ditawarkan. Selain tas, terdapat juga lukisan berbalut emas, alat kesenian, patung-patung ikonik, serta motor gede dan mobil sport seperti Ferrari dan McLaren.
Barang Mewah yang Ditawarkan
Di tengah ruangan yang dijaga ketat, terdapat berbagai perhiasan emas dan berlian yang dipajang dengan rapi. Cincin, gelang, dan kalung dari berbagai desain terlihat menarik perhatian. Salah satu kalung yang mencolok adalah kalung emas 18 karat seberat 9,41 gram yang dihiasi dengan 150 butir berlian asli, yang bertuliskan 'Sandra Dewi'.
Selain perhiasan, BPA Kejaksaan RI juga menampilkan alat musik, termasuk piano dari merek Yamaha dan Steinway & Sons. Di bagian lain, moge dari merek Kawasaki dan Harley Davidson juga dipamerkan. Dua mobil sport yang menjadi daya tarik, yaitu Ferrari berwarna merah dan McLaren putih metalik, turut menghiasi area lelang.
Seluruh barang mewah ini dapat diakses untuk lelang melalui platform daring di laman lelang.go.id, memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk memiliki barang-barang yang biasanya sulit dijangkau.