Pada tanggal 5 Oktober 2026, tepat 15 tahun sejak Steve Jobs, pendiri Apple, meninggal dunia. Ia wafat pada 5 Oktober 2011 setelah berjuang melawan tumor neuroendokrin pankreas. Meskipun sudah tidak ada, jejak yang ditinggalkannya melalui produk-produk Apple tetap dikenang. Jobs dikenal sebagai salah satu tokoh kunci dalam kemajuan teknologi modern, khususnya dalam bidang komputer pribadi, musik digital, dan komunikasi seluler. Pengaruhnya terlihat dari berbagai produk Apple yang diluncurkan selama masa kepemimpinannya, seperti Macintosh, iPod, iPhone, dan iPad, yang telah mengubah cara orang berinteraksi dengan teknologi.
Setelah kepergian Jobs, Apple terus berkembang menjadi salah satu perusahaan teknologi terkemuka di dunia. Saat ini, seri iPhone telah mencapai generasi ke-18, sementara Jobs meninggal dunia ketika iPhone 4s baru diperkenalkan pada tahun 2011. Apple juga baru saja meluncurkan ponsel lipat pertamanya, iPhone Duo, yang diperkenalkan oleh CEO baru, John Ternus, pada awal September 2026.
Kesuksesan dan Kapitalisasi Pasar Apple
Dari segi bisnis, kapitalisasi pasar Apple kini telah melampaui 4 triliun dolar AS, setara dengan sekitar Rp 87 kuadriliun. Angka tersebut menjadikan Apple sebagai perusahaan publik dengan nilai pasar terbesar kedua di dunia, hanya di bawah Nvidia. Pada bulan Juli 2026, kapitalisasi pasar Apple bahkan sempat mencapai 5 triliun dolar AS untuk pertama kalinya. Keberhasilan Apple saat ini tidak terlepas dari kepemimpinan Jobs yang visioner, meskipun perjalanan bisnisnya tidak selalu mulus.
Profil dan Perjalanan Steve Jobs
Steve Jobs lahir pada 24 Februari 1955 di San Francisco, California, dari pasangan Joanne Schieble dan Abdulfattah Jandali, seorang imigran dari Suriah. Ia diadopsi oleh Paul dan Clara Jobs dan dibesarkan di Silicon Valley, pusat industri komputer dan semikonduktor. Setelah menyelesaikan pendidikan di Homestead High School pada tahun 1972, Jobs melanjutkan ke Reed College di Portland, Oregon, tetapi hanya bertahan satu semester sebelum memutuskan untuk keluar.
Pada tahun 1976, Jobs bersama temannya, Stephen Wozniak, mendirikan perusahaan Apple Computer di garasi orangtuanya di Altos, California. Mereka terinspirasi untuk menciptakan komputer yang lebih mudah diakses oleh masyarakat. Pada tahun yang sama, Apple meluncurkan komputer pertamanya, Apple I, yang memerlukan biaya produksi yang cukup besar. Jobs bahkan harus menjual mobilnya untuk membiayai peluncuran produk tersebut. Tahun berikutnya, Apple II diluncurkan dan menjadi komputer pribadi yang sangat populer.
Setelah IPO pada tahun 1980, di mana saham Apple dijual dengan harga 22 dolar AS per lembar, Jobs menjadi multimiliuner di usia 25 tahun. Namun, pada tahun 1985, Jobs terpaksa meninggalkan Apple akibat konflik internal. Ia kemudian mendirikan NeXT, sebuah perusahaan yang mengembangkan komputer berkemampuan tinggi. NeXT kemudian diakuisisi oleh Apple pada tahun 1997, membawa Jobs kembali ke perusahaan yang didirikannya.
Di bawah kepemimpinan Jobs, Apple berhasil bangkit dan memperkenalkan berbagai inovasi, termasuk iPod, iPhone, dan iPad. Pada tahun 2007, perusahaan ini mengubah namanya menjadi Apple Inc. dan memperkenalkan iPhone generasi pertama, yang menjadi salah satu produk paling ikonik hingga saat ini. Steve Jobs dikenal sebagai sosok yang selalu memperkenalkan produk baru Apple di setiap acara peluncuran hingga kehadirannya yang terakhir saat memperkenalkan iCloud pada tahun 2011.
Jobs mengundurkan diri sebagai CEO pada 24 Agustus 2011 dan meninggal dunia di rumahnya di Palo Alto, California. Harta kekayaannya diperkirakan mencapai miliaran dolar AS, dan kepemimpinan Apple dilanjutkan oleh Tim Cook.
Penghargaan dan Pengakuan
Pada tahun 2022, Jobs dianugerahi penghargaan “Presidential Medal of Freedom” secara anumerta oleh Presiden Amerika Serikat, Joe Biden. Penghargaan ini merupakan bentuk pengakuan atas jasa-jasanya yang telah mengubah cara dunia berkomunikasi dan berinovasi dalam industri teknologi. Apple juga memiliki laman khusus untuk mengenang Steve Jobs, di mana banyak orang mengungkapkan rasa terima kasih atas kontribusinya.
Dalam mengenang kepergian Jobs, Tim Cook juga mengunggah penghormatan di akun media sosialnya, mengingat kembali sosok pelopor yang telah mengubah dunia dan berperan sebagai mentor serta teman bagi banyak orang.