Berlangganan →
Update
Usulan KPK untuk Perbaikan Penyelenggaraan Pemilu Asesmen Lapangan Program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Saizu oleh BAN-PT YouTube Uji Coba Dua Fitur Baru untuk Pelanggan Premium Rupiah Menghadapi Tekanan Terhadap Dolar AS, Obligasi Menjadi Sorotan TII Soroti Pentingnya Revisi Undang-Undang Pemilihan di Indonesia KPK Dorong Pembentukan Generasi Antikorupsi di Kalangan Mahasiswa Peningkatan Populasi Ikan Sapu-sapu di DKI Jakarta Mencapai 60 Persen, Waspadai Risiko Konsumsi Dua Platform Digital Belum Patuhi Batas Usia 16 Tahun, Menkomdigi Menyampaikan Peringatan Keras Kestabilan Pasokan dan Harga MinyaKita: Kebijakan Kunci dari Kementerian Perdagangan Strategi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Mendapatkan Pasokan Migas dari Rusia Usulan KPK untuk Perbaikan Penyelenggaraan Pemilu Asesmen Lapangan Program Magister Komunikasi dan Penyiaran Islam UIN Saizu oleh BAN-PT YouTube Uji Coba Dua Fitur Baru untuk Pelanggan Premium Rupiah Menghadapi Tekanan Terhadap Dolar AS, Obligasi Menjadi Sorotan TII Soroti Pentingnya Revisi Undang-Undang Pemilihan di Indonesia KPK Dorong Pembentukan Generasi Antikorupsi di Kalangan Mahasiswa Peningkatan Populasi Ikan Sapu-sapu di DKI Jakarta Mencapai 60 Persen, Waspadai Risiko Konsumsi Dua Platform Digital Belum Patuhi Batas Usia 16 Tahun, Menkomdigi Menyampaikan Peringatan Keras Kestabilan Pasokan dan Harga MinyaKita: Kebijakan Kunci dari Kementerian Perdagangan Strategi Menteri ESDM Bahlil Lahadalia dalam Mendapatkan Pasokan Migas dari Rusia
Ekonomi

Menperin: Stok Plastik Nasional Masih Dalam Kendali, Ini Penjelasannya

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang menjelaskan bahwa meskipun pasokan plastik mengalami kendala, situasi ini masih dapat dikelola dengan baik.

Arjuna Mahendra 17 April 2026 7 pembaca liputan6.com liputan6.com
Menperin: Stok Plastik Nasional Masih Dalam Kendali, Ini Penjelasannya
liputan6.com

Menteri Perindustrian Agus Gumiwang Kartasasmita menegaskan bahwa stok plastik nasional tidak mengalami masalah yang signifikan. Pernyataan ini disampaikan setelah pertemuan dengan pelaku industri, di mana ia membahas mengenai tantangan yang dihadapi oleh sektor plastik saat ini. Salah satu poin penting yang diangkat adalah mengenai waktu pengiriman bahan baku yang mengalami perubahan.

Menurut Agus, lama pengiriman bahan baku kini mencapai 50 hari, sedangkan sebelumnya rata-rata waktu yang diperlukan adalah 15 hari. Hal ini memberikan dampak terhadap proses produksi dan distribusi barang di industri plastik. Meskipun demikian, Agus menegaskan bahwa pemantauan dan pengelolaan terhadap stok plastik harus tetap dilakukan agar tidak terjadi kekurangan yang merugikan.

“Kami terus memantau situasi ini dan berupaya untuk menjaga agar stok bahan baku tetap aman dan stabil. Dengan langkah-langkah yang tepat, kami percaya bahwa industri plastik akan tetap mampu memenuhi permintaan pasar,” ujar Agus saat memberikan keterangan pers di Jakarta. Ia menambahkan, kementeriannya akan berkoordinasi dengan para pelaku industri untuk mencari solusi atas masalah yang ada.

Dalam diskusi tersebut, para pelaku industri juga menyampaikan kekhawatiran mereka terkait fluktuasi harga bahan baku akibat lonjakan permintaan global. Hal ini, menurut mereka, berpotensi mengganggu stabilitas harga produk akhir. Namun, Agus menjaga optimisme industri dengan menekankan pentingnya inovasi dan peningkatan efisiensi dalam produksi.

Di sisi lain, Agus juga menyebutkan bahwa pihaknya sedang memfokuskan upaya untuk mendorong penggunaan bahan baku lokal dalam industri plastik agar ketergantungan pada impor dapat berkurang. “Dengan memanfaatkan sumber daya lokal, kita tidak hanya mengurangi dampak terhadap nilai tukar, tetapi juga membuka peluang bagi pengembangan industri dalam negeri,” tegasnya.

Pada tahap ini, pemerintah berkomitmen untuk terus berupaya memberikan pendampingan kepada pelaku industri guna meningkatkan daya saing, serta memfasilitasi akses terhadap teknologi dan informasi yang dibutuhkan. Agus yakin, dengan kerjasama yang baik antara pemerintah dan industri, tantangan yang ada dapat diatasi dengan lebih efisien.

Ke depan, pengawasan terhadap stok plastik dan kebijakan terkait diharapkan dapat menyesuaikan dengan dinamika pasar. Hal ini penting agar industri plastik di Indonesia tetap bisa beroperasi dengan lancar dan memenuhi kebutuhan masyarakat.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait