Jakarta - Dalam laporan terbaru dari Federasi Obesitas Dunia, Indonesia tercatat sebagai salah satu negara dengan tingkat obesitas dewasa yang relatif rendah, menempati posisi keenam dalam daftar tersebut. Data ini mencakup negara-negara dengan pendapatan dari tinggi hingga menengah yang memiliki populasi lebih dari satu juta jiwa, berdasarkan informasi yang dihimpun oleh Seasia Stats untuk tahun 2025.
Daftar Negara dengan Obesitas Terendah
Negara-negara Asia mendominasi peringkat teratas, dengan Jepang berada di posisi pertama dengan prevalensi obesitas dewasa sebesar 5,57 persen. Diikuti oleh Korea Selatan yang mencatat angka 7,24 persen, dan China dengan 8,37 persen. Indonesia sendiri memiliki angka obesitas dewasa sebesar 11,52 persen, yang sedikit lebih tinggi dibandingkan Taiwan yang mencatat 11,27 persen, namun masih lebih rendah dibandingkan dengan Swiss dan Denmark.
Faktor Penyebab Rendahnya Angka Obesitas
Berikut adalah daftar delapan negara dengan tingkat obesitas dewasa terendah:
- Jepang: 5,57 persen
- Korea Selatan: 7,24 persen
- China: 8,37 persen
- Prancis: 10,00 persen
- Taiwan: 11,27 persen
- Indonesia: 11,52 persen
- Swiss: 12,47 persen
- Denmark: 13,55 persen
Rendahnya angka obesitas di negara-negara tersebut dapat dikaitkan dengan berbagai faktor, termasuk pola makan yang seimbang, tingkat aktivitas fisik yang tinggi, serta kesadaran masyarakat akan pentingnya gaya hidup sehat. Namun, penting untuk dicatat bahwa angka obesitas yang rendah bukanlah satu-satunya ukuran untuk menilai tingkat kebugaran suatu negara. Kebugaran juga dipengaruhi oleh faktor-faktor lain seperti aktivitas fisik, pola hidup, status kesehatan, serta kondisi sosial dan lingkungan.
Dengan posisi keenam yang diraih Indonesia, angka obesitas dewasa di negara ini menunjukkan proporsi yang lebih rendah dibandingkan dengan beberapa negara Eropa dalam daftar tersebut. Meskipun Indonesia mencatat angka 11,52 persen, yang berarti sekitar satu dari sembilan orang dewasa mengalami obesitas, angka ini tidak dapat diartikan langsung sebagai persentase penduduk yang memiliki berat badan ideal.