🔴 Breaking
--- Piala Dunia 2026 Terancam Suhu Panas Ekstrem, Ahli Ungkap Bahaya Heat Stroke --- Tantangan Menuju Swasembada Bawang Putih di Indonesia Mengenal Zhang Yiming, Pendiri TikTok dan Douyin yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia LIF Core Smart Ring Resmi Diluncurkan, Memantau Gula Darah Tanpa Jarum dengan Teknologi AI Sebanyak 20% Lulusan SCU Mendapatkan Pekerjaan Sebelum Wisuda, Gaji Pertama Rata-Rata Rp6,2 Juta --- Strategi Yum Brands dalam Penjualan Pizza Hut --- Kenaikan Harga Obat di Tengah Ketidakstabilan Nilai Rupiah SDII Al Abidin Karanganyar Tingkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Melalui Assembly Luhut: Teknologi AI Diharapkan Cegah Kebocoran Anggaran Hingga Rp 2.000 Triliun Inovasi Terbaru BGN: Insentif Diperbarui dan Larangan Kepemilikan SPPG bagi Pegawai --- Piala Dunia 2026 Terancam Suhu Panas Ekstrem, Ahli Ungkap Bahaya Heat Stroke --- Tantangan Menuju Swasembada Bawang Putih di Indonesia Mengenal Zhang Yiming, Pendiri TikTok dan Douyin yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia LIF Core Smart Ring Resmi Diluncurkan, Memantau Gula Darah Tanpa Jarum dengan Teknologi AI Sebanyak 20% Lulusan SCU Mendapatkan Pekerjaan Sebelum Wisuda, Gaji Pertama Rata-Rata Rp6,2 Juta --- Strategi Yum Brands dalam Penjualan Pizza Hut --- Kenaikan Harga Obat di Tengah Ketidakstabilan Nilai Rupiah SDII Al Abidin Karanganyar Tingkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Melalui Assembly Luhut: Teknologi AI Diharapkan Cegah Kebocoran Anggaran Hingga Rp 2.000 Triliun Inovasi Terbaru BGN: Insentif Diperbarui dan Larangan Kepemilikan SPPG bagi Pegawai
Ekonomi

Pemerintah Siapkan CNG 3 Kg Sebagai Pengganti LPG 3 Kg, Bahlil: Lebih Hemat 40 Persen

Pemerintah sedang mengembangkan CNG 3 kg sebagai alternatif pengganti LPG 3 kg, dengan biaya yang lebih murah hingga 40 persen, untuk meningkatkan kemandirian energi nasional.

Chandra Kirana

Penulis

03 May 2026
43 kali dibaca
Gaslink C-cyl adalah Compressed Natural Gas (CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial
Gaslink C-cyl adalah Compressed Natural Gas (CNG) untuk pelanggan sektor industri dan komersial

Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) sedang mempersiapkan compressed natural gas (CNG) dalam kemasan tabung 3 kilogram (kg) sebagai pengganti LPG 3 kg. Inisiatif ini bertujuan untuk mengurangi ketergantungan pada impor energi dan meningkatkan efisiensi serta kemandirian energi di Indonesia.


Menteri ESDM, Bahlil Lahadalia, menjelaskan bahwa CNG telah digunakan di berbagai sektor, termasuk hotel, restoran, dan program Makan Bergizi Gratis (MBG). Ia menyebutkan bahwa bahan baku gas ini berasal dari dalam negeri dan penggunaan CNG 3 kg diharapkan dapat mengurangi biaya hingga 30-40 persen. “Untuk yang 3 kilogramnya ini baru mau dibuat. Dan ini ongkosnya lebih murah 30–40 persen,” ungkap Bahlil.


Walaupun demikian, Bahlil mengakui bahwa pengembangan CNG masih menghadapi beberapa tantangan. Namun, pemerintah tetap berkomitmen untuk mendorong inovasi ini sebagai bagian dari strategi efisiensi energi. CNG merupakan bahan bakar gas yang dihasilkan dari proses kompresi gas alam, terutama yang mengandung metana dan etana, dan disimpan dalam tabung bertekanan tinggi dengan standar keamanan yang tinggi.


Menurut data dari Kementerian ESDM, konsumsi LPG nasional mencapai sekitar 8,6 juta ton per tahun, sementara produksi dalam negeri hanya berkisar 1,6 hingga 1,7 juta ton. Hal ini menunjukkan bahwa sebagian besar kebutuhan LPG masih bergantung pada impor. Bahlil menambahkan bahwa tingginya konsumsi LPG menjadi tantangan besar, dan pemerintah sedang mencari alternatif pengganti yang lebih berbasis sumber daya domestik.


Pemerintah juga telah mengkaji berbagai opsi substitusi untuk mengatasi masalah ini. Salah satu solusi yang sedang dipertimbangkan adalah pengembangan Dimethyl Ether (DME) berbasis batu bara kalori rendah, yang dapat menjadi substitusi LPG. Selain itu, CNG juga sedang dalam tahap pembahasan sebagai alternatif yang memiliki potensi besar untuk mengurangi ketergantungan pada impor LPG.


Penggunaan CNG memerlukan teknologi kompresi bertekanan tinggi agar dapat digunakan secara efektif. Meskipun saat ini masih dalam tahap konsolidasi dan kajian, pemerintah optimis bahwa CNG dapat menjadi solusi jangka panjang untuk mendorong kemandirian energi nasional.


Artikel Terkait