Berlangganan →
Update
Politik

Pelatihan Tata Rias di Jepara: Membangun Keterampilan dan Kepercayaan Diri Masyarakat

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menekankan pentingnya pelatihan keterampilan bagi masyarakat sebagai bagian dari upaya menentukan masa depan bangsa, saat menghadiri pelatihan tata rias di Jepar...

Fayra Nugroho 02 May 2026 6 pembaca antaranews.com antaranews.com
Pelatihan Tata Rias di Jepara: Membangun Keterampilan dan Kepercayaan Diri Masyarakat
Wakil Ketua MPR RI Lestari Moerdijat menyampaikan sambutan pada acara pelatihan tata rias yang diselenggarakan dalam rangka sosialisasi empat pilar kebangsaan di Jepara, Jawa Tengah, Sabtu (2/5/2026). (ANTARA/HO-MPR RI)

Wakil Ketua MPR RI, Lestari Moerdijat, menyatakan bahwa peningkatan keterampilan masyarakat merupakan langkah penting dalam menentukan masa depan bangsa. Pernyataan ini disampaikan saat ia menghadiri pelatihan tata rias yang diadakan sebagai bagian dari sosialisasi empat pilar kebangsaan di Jepara, Jawa Tengah, pada hari Sabtu.

Dalam acara tersebut, Lestari menjelaskan bahwa keterampilan merias wajah berkaitan erat dengan prinsip-prinsip utama berbangsa. "Hari ini, kita tidak sedang sekadar belajar merias wajah. Kita sedang merias masa depan kita," ujarnya. Ia menambahkan bahwa pelatihan ini tidak hanya memberikan keterampilan praktis, tetapi juga menanamkan semangat untuk membangun kepercayaan diri dan martabat, serta mempersiapkan peserta agar memahami cara membangun ketahanan ekonomi.

Lestari juga menekankan bahwa empat pilar kebangsaan, yaitu Pancasila, konstitusi, NKRI, dan Bhinneka Tunggal Ika, seharusnya tidak hanya menjadi hafalan atau urusan politik, tetapi harus diterapkan dalam semua aspek kehidupan, termasuk dalam pelatihan keterampilan. Ia menjelaskan bahwa implementasi Pancasila dalam profesi juru rias dapat diwujudkan dengan bekerja secara jujur dan baik, serta menghargai keberagaman klien tanpa membedakan suku, agama, atau kelas.

Pelatihan yang diselenggarakan oleh Forum Lembaga Kursus dan Pelatihan (LKP) Kabupaten Jepara ini, menurut Lestari, merupakan bentuk implementasi amanat konstitusi yang mengharuskan negara untuk menjamin hak warganya dalam memperoleh pendidikan, bekerja, dan hidup layak. Ia juga mengaitkan pelatihan ini dengan peringatan Hari Pendidikan Nasional yang jatuh setiap tanggal 2 Mei, menekankan bahwa peran LKP mencerminkan upaya untuk memperkuat partisipasi dalam mewujudkan pendidikan berkualitas bagi semua.

“Bangsa yang besar bukan hanya dibangun oleh orang-orang pintar, tetapi oleh mereka yang bekerja dengan nilai,” tutup Lestari. Pelatihan ini diharapkan dapat memberikan dampak positif dalam meningkatkan keterampilan dan kepercayaan diri masyarakat Jepara.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait