Ekonomi kreator konten di seluruh dunia untuk pertama kalinya melampaui angka satu miliar dolar AS. Total pendapatan dari 50 kreator konten teratas di dunia untuk periode 2025 hingga awal 2026 mencapai 1,02 miliar dolar AS, setara dengan sekitar Rp 18,36 triliun. Angka ini diperoleh dari laporan terbaru Forbes yang berjudul "Top Creators 2026" yang dirilis pada awal Juli.
Salah satu hal yang menarik dari laporan tersebut adalah posisi teratas yang diduduki oleh MrBeast, atau Jimmy Donaldson, yang dikenal sebagai raja YouTube. Dari Maret 2025 hingga Maret 2026, MrBeast berhasil meraih pendapatan sebesar 300 juta dolar AS, yang setara dengan sekitar Rp 5,4 triliun. Pendapatannya ini lebih dari empat kali lipat dibandingkan kreator peringkat kedua, Dhar Mann. Menariknya, MrBeast menyumbang hampir 30 persen dari total pendapatan 50 kreator yang ada dalam daftar tersebut.
Perbandingan dengan CEO Perusahaan Besar
Untuk memberikan gambaran mengenai besarnya angka tersebut, pendapatan sebesar Rp 5,4 triliun dapat digunakan untuk membayar gaji CEO perusahaan besar seperti Tim Cook dari Apple selama beberapa tahun. Namun, ini adalah pendapatan yang diperoleh oleh satu orang YouTuber dalam waktu satu tahun.
Kesuksesan MrBeast tidak hanya berasal dari YouTube. Ia telah membangun sebuah kerajaan bisnis melalui Beast Industries yang mencakup hiburan viral, produk konsumen, merek makanan Feastables, serta produksi berskala besar. Saat ini, MrBeast memiliki lebih dari 500 juta subscriber di kanal YouTube utamanya, sebuah angka yang sangat mengesankan untuk seorang individu. Total pengikutnya di berbagai platform media sosial mencapai 873 juta orang.
Daftar 10 Kreator Konten dengan Pendapatan Tertinggi
Berikut adalah daftar sepuluh kreator konten dengan pendapatan tertinggi di dunia untuk periode Maret 2025 hingga Maret 2026, yang dirangkum dari Forbes:
- MrBeast (YouTuber): 300 juta dolar AS (Rp 5,4 triliun) - 873 juta pengikut total lintas platform
- Dhar Mann (YouTuber, drama fiksi): 65 juta dolar AS (Rp 1,17 triliun) - 171 juta pengikut
- Steven Bartlett (Podcaster, host The Diary of a CEO): 52 juta dolar AS (Rp 936 miliar) - 38,7 juta pengikut
- Markiplier (YouTuber, gaming): 38 juta dolar AS (Rp 684 miliar) - 76,8 juta pengikut
- Rhett & Link (YouTuber, duo pembawa acara Good Mythical Morning): 37 juta dolar AS (Rp 666 miliar) - 45,6 juta pengikut
- Codie Sanchez (Kreator bisnis dan investasi lintas platform): 31 juta dolar AS (Rp 558 miliar) - 10 juta pengikut
- IShowSpeed (YouTuber dan streamer): 30 juta dolar AS (Rp 540 miliar) - 184 juta pengikut
- Mark Rober (YouTuber, sains): 30 juta dolar AS (Rp 540 miliar) - 90,7 juta pengikut
- Ms. Rachel (YouTuber, pendidikan anak): 26 juta dolar AS (Rp 468 miliar) - 34,2 juta pengikut
- Jesser (YouTuber, basket dan hiburan): 25 juta dolar AS (Rp 450 miliar) - 54,9 juta pengikut
Daftar ini mencerminkan berbagai jenis kreator. Terdapat YouTuber hiburan viral seperti MrBeast dan IShowSpeed, YouTuber pendidikan anak seperti Ms. Rachel, podcaster bisnis seperti Steven Bartlett, gamer seperti Markiplier dan Jesser, serta konten sains untuk semua umur seperti Mark Rober. Menariknya, mayoritas dari sepuluh besar ini adalah YouTuber, menunjukkan bahwa platform ini tetap menjadi yang paling menguntungkan bagi kreator kelas atas.
Konten Niche dan Pendapatan Besar
Satu hal yang menarik dari daftar ini adalah bahwa jumlah subscriber tidak selalu mencerminkan pendapatan. Codie Sanchez, yang fokus pada konten bisnis dan investasi, berhasil menduduki peringkat keenam dengan pendapatan 31 juta dolar AS atau sekitar Rp 558 miliar, meskipun hanya memiliki 10 juta pengikut. Ini menunjukkan bahwa konten yang ditujukan untuk audiens tertentu dapat lebih menguntungkan dibandingkan konten hiburan massal, karena audiens niche biasanya memiliki daya beli yang lebih tinggi dan lebih terlibat dengan produk yang direkomendasikan.
Contoh lain adalah Vivian Tu, yang berada di peringkat 31 dengan pendapatan 8,2 juta dolar AS atau sekitar Rp 147,6 miliar, meskipun hanya memiliki 10,7 juta pengikut.
Walaupun banyak kreator kini aktif di berbagai platform, YouTube tetap menjadi fondasi bagi sebagian besar kreator dengan penghasilan tertinggi di daftar Forbes. Alasan utamanya adalah YouTube menyediakan format video panjang yang memungkinkan kreator membangun audiens yang setia. Audiens ini kemudian dapat mendukung podcast, produk merchandise, layanan berlangganan, merek konsumen, dan kesepakatan lisensi kreator.
Model bisnis YouTube juga lebih menguntungkan dibandingkan dengan TikTok, karena video panjang dapat menyisipkan lebih banyak iklan dan format kontennya lebih cocok untuk endorsement produk yang menghasilkan pendapatan besar per video. Namun, TikTok terus berupaya mengejar ketertinggalan. Kreator seperti Charli D'Amelio, Khaby Lame, Alix Earle, Jordan The Stallion, dan Alan Chikin Chow telah berhasil memperluas bisnis mereka dari video viral menjadi merek kecantikan, proyek televisi, acara langsung, kesepakatan lisensi, dan kampanye iklan besar.