Peran Alumni UNAIR dalam Meningkatkan Sektor Akuakultur Udang di Indonesia
Ali Arrijur Riyadh, alumni Fakultas Perikanan dan Kelautan UNAIR, kini berkontribusi sebagai Manager Area Shrimp Feed di PT Central Proteina Prima, mendorong pertumbuhan industri udang Indonesia.
Ali Arrijur Riyadh, seorang alumni dari Fakultas Perikanan dan Kelautan Universitas Airlangga (UNAIR), kini memainkan peran penting sebagai Manager Area Shrimp Feed di PT Central Proteina Prima (CPP). Dia berfokus pada pengembangan industri akuakultur udang yang sedang berkembang pesat di Indonesia, terutama dalam pasar internasional.
Seiring dengan potensi besar yang dimiliki oleh budidaya udang di Indonesia, Ali mengambil peran penting untuk mendukung proses tersebut. Industri ini tidak hanya berkontribusi pada perekonomian lokal, tetapi juga memberikan kesempatan bagi banyak petani dan pengusaha di sektor perikanan. Ali menjelaskan, "Dengan adanya dukungan dari teknologi dan manajemen yang baik, kami percaya dapat meningkatkan produktivitas dan kualitas udang Indonesia di pasar global."
Ali menjelaskan bahwa tantangan utama dalam sektor akuakultur saat ini adalah kebutuhan akan pakan berkualitas untuk udang. PT Central Proteina Prima berkomitmen untuk menyediakan pakan berkualitas tinggi yang tidak hanya meningkatkan pertumbuhan udang, tetapi juga menjamin keberlanjutan lingkungan. "Kami terus berinovasi dalam menghasilkan pakan yang efisien dan ramah lingkungan," tambahnya.
Berdasarkan data, Indonesia merupakan salah satu negara penghasil udang terbesar di dunia, dan semakin banyak produsen yang beralih ke praktik budidaya yang lebih berkelanjutan. Ali, yang telah bergabung dengan CPP selama beberapa tahun terakhir, merasa beruntung dapat berkontribusi dalam mengembangkan industri ini. "Dunia semakin mengedepankan aspek keberlanjutan, dan kami berusaha untuk selaras dengan tren ini," tuturnya.
Perusahaan tempat Ali bekerja, CPP, dikenal sebagai salah satu pelopor dalam industri pakan udang di Indonesia. Dengan jaringan distribusi yang luas, perusahaan ini sudah menembus pasar internasional, memberikan dampak positif dalam meningkatkan daya saing produk udang Indonesia secara global. "Kami berusaha untuk menjaga kualitas dan inovasi agar produk kami selalu unggul di pasar internasional," lanjut Ali.
Dalam beberapa tahun ke depan, diharapkan dengan upaya yang dilakukan oleh Alumni UNAIR seperti Ali dan perusahaan-perusahaan seperti CPP, sektor akuakultur udang Indonesia dapat lebih diperkuat, membawa manfaat ekonomi yang lebih besar bagi masyarakat serta memperkuat posisi Indonesia di pasar dunia.
Dengan kerja keras dan dedikasi dari para pelaku industri, potensi besar budidaya udang akan terus dimaksimalkan, dan upaya ini diharapkan dapat menjadi salah satu pendorong utama pertumbuhan ekonomi nasional.