Perjalanan Syaifuddin Zuhri, yang dikenal dengan nama Kaji Ipuk, dari seorang kader hingga menjadi Ketua DPRD Surabaya, menunjukkan bahwa politik lebih dari sekadar kekuasaan; ini adalah tentang membangun kepercayaan melalui proses yang panjang. Pada 6 Mei 2026, ia dilantik di ruang sidang yang sudah familiar baginya, menandai babak baru dalam karier politiknya.
Bagi banyak orang, jabatan Ketua DPRD mungkin dianggap sebagai puncak karier. Namun, bagi Kaji Ipuk, posisi ini lebih merupakan simpul dari perjalanan panjang yang dimulai dari bawah. Ia mengawali karier politiknya dari struktur paling dasar partai, mulai dari ranting, anak cabang (PAC), hingga cabang (DPC). Dalam dunia politik yang sering kali bergerak cepat, jalur yang diambilnya mencerminkan proses bertahap yang mendalam.
Kaji Ipuk memahami bagaimana organisasi berfungsi dari bawah, merasakan langsung bagaimana aspirasi masyarakat dikumpulkan dan diperjuangkan. Dalam Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan Surabaya, ia bukanlah sosok baru. Ia pernah menjabat sebagai Sekretaris DPC dua kali, pertama di bawah kepemimpinan almarhum Wisnu Sakti Buana dan kemudian pada masa Armuji. Jabatan ini bukan hanya administratif, tetapi juga sebagai penghubung antara kader, kebijakan partai, dan strategi elektoral.
Perjalanan Kaji Ipuk menunjukkan bahwa kepemimpinannya tidak lahir dari momen instan, melainkan dari akumulasi kepercayaan dalam organisasi. Dalam konteks politik lokal yang dinamis, rekam jejaknya menjadi modal sosial yang signifikan. Namun, langkahnya tidak berhenti di struktur partai. Pada tahun 2009, ia memasuki lembaga legislatif dan berhasil bertahan selama tiga periode berturut-turut sebagai anggota DPRD Surabaya, termasuk terpilih kembali pada Pemilu 2024 dengan lebih dari 13 ribu suara di daerah pemilihannya.
Konsistensi ini menunjukkan bahwa dukungan yang ia terima tidak hanya berasal dari mesin partai, tetapi juga dari kedekatannya dengan pemilih. Dengan pelantikan ini, Kaji Ipuk diharapkan dapat melanjutkan kontribusinya dalam politik Surabaya dan memenuhi harapan masyarakat yang telah memberinya kepercayaan.