Presiden Prabowo Subianto meminta Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa untuk mempersiapkan simulasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) sehubungan dengan lonjakan harga minyak dunia yang kini telah menembus angka US$ 100 per barel. Permintaan ini disampaikan di tengah kekhawatiran akan dampak dari kenaikan harga energi terhadap perekonomian nasional.
Stimulus Ekonomi Tetap Terjaga
Purbaya Yudhi Sadewa menanggapi permintaan tersebut dengan memastikan bahwa meskipun ruang belanja terbatas, pemerintah tetap dapat menjaga stimulus ekonomi. Ia menyatakan, "Kami akan memastikan bahwa stimulus ekonomi tetap aman dan dapat dijalankan meskipun dalam kondisi anggaran yang ketat." Hal ini menunjukkan komitmen pemerintah untuk tetap mendukung pertumbuhan ekonomi di tengah tantangan yang ada.
Dampak Kenaikan Harga Energi
Kenaikan harga minyak dunia menjadi perhatian utama bagi pemerintah, karena dapat mempengaruhi berbagai sektor, termasuk inflasi dan daya beli masyarakat. Dengan adanya simulasi APBN yang diminta, diharapkan pemerintah dapat merumuskan langkah-langkah strategis untuk mengatasi dampak negatif dari fluktuasi harga energi ini.