Berlangganan →
Update
Rangkuman Lima Berita Politik Terpopuler dari Kantor Berita Antara ENKION: Ajang Kreativitas Bahasa Inggris Siswa TKII Al Abidin Karanganyar Kekhawatiran Menyaksikan Man City vs Arsenal: Penjelasan Dokter Jantung Update Harga Emas Perhiasan dan Batangan per 19 April 2026: Dari 5 Karat hingga 24 Karat Tiga Sekda Berprestasi Dikirim ke Korea Selatan untuk Pelatihan Keamanan Siber KPK Tegaskan Tidak Semua Kasus Korupsi Melibatkan Kepala Daerah Hasil Pilkada Polri Luncurkan Satgas Haji dan Umrah untuk Cegah Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal Usulan Pembentukan Unit Khusus di Kementerian Luar Negeri oleh Ketua Komisi I DPR RI Kebijakan Perpajakan DJP untuk Pelaku E-Commerce: Siap Diterapkan Relevansi Semangat Konferensi Asia Afrika di Era Modern Rangkuman Lima Berita Politik Terpopuler dari Kantor Berita Antara ENKION: Ajang Kreativitas Bahasa Inggris Siswa TKII Al Abidin Karanganyar Kekhawatiran Menyaksikan Man City vs Arsenal: Penjelasan Dokter Jantung Update Harga Emas Perhiasan dan Batangan per 19 April 2026: Dari 5 Karat hingga 24 Karat Tiga Sekda Berprestasi Dikirim ke Korea Selatan untuk Pelatihan Keamanan Siber KPK Tegaskan Tidak Semua Kasus Korupsi Melibatkan Kepala Daerah Hasil Pilkada Polri Luncurkan Satgas Haji dan Umrah untuk Cegah Penipuan dan Pemberangkatan Ilegal Usulan Pembentukan Unit Khusus di Kementerian Luar Negeri oleh Ketua Komisi I DPR RI Kebijakan Perpajakan DJP untuk Pelaku E-Commerce: Siap Diterapkan Relevansi Semangat Konferensi Asia Afrika di Era Modern
Politik

Relevansi Semangat Konferensi Asia Afrika di Era Modern

Pakar Hubungan Internasional, Emir Chairullah, menilai bahwa semangat Konferensi Asia Afrika (KAA) masih memiliki relevansi yang kuat hingga saat ini.

Chandra Kirana 18 April 2026 8 pembaca antaranews.com antaranews.com
Relevansi Semangat Konferensi Asia Afrika di Era Modern
antaranews.com

Pakar Hubungan Internasional Emir Chairullah menyatakan bahwa semangat yang diusung oleh Konferensi Asia Afrika (KAA) tetap relevan hingga saat ini. KAA, yang diadakan pada tahun 1955, merupakan momen penting dalam sejarah hubungan antarnegara di kawasan Asia dan Afrika.

Menurut Chairullah, relevansi KAA terlihat dari upaya negara-negara anggota untuk memperkuat solidaritas dan kerjasama dalam menghadapi tantangan global yang terus berkembang. Dalam konteks saat ini, isu-isu seperti perubahan iklim, ketidakadilan ekonomi, dan konflik regional menjadi fokus utama yang perlu ditangani bersama.

Chairullah menekankan pentingnya kolaborasi antarnegara untuk mencapai tujuan bersama, serta mengingatkan bahwa semangat KAA harus terus dihidupkan agar dapat memberikan dampak positif bagi kemajuan negara-negara di Asia dan Afrika.

Ke depan, diharapkan bahwa semangat dan nilai-nilai yang terkandung dalam KAA dapat terus menjadi pedoman bagi negara-negara dalam menjalin hubungan internasional yang lebih baik.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait