🔴 Breaking
Kesehatan

Tips Praktis Persiapan MPASI yang Higienis untuk Mengatasi GTM pada Anak

Persiapan makanan pendamping ASI (MPASI) yang efisien dan higienis dapat membantu orang tua, terutama ibu, menghadapi tantangan saat anak mengalami Gerakan Tutup Mulut (GTM). Berikut adalah beberapa t...

Aditya Surya

Penulis

10 August 2026
8 kali dibaca
Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah dan ahli gizi Susanti Kartika E, SGz. (Foto: Gilang Fathurahman/detikHealth)
Instruktur Baby Wearing Dance (BWD), Thiva Lathifah dan ahli gizi Susanti Kartika E, SGz. (Foto: Gilang Fathurahman/detikHealth)

Jakarta - Menghadapi fase Gerakan Tutup Mulut (GTM) pada bayi sering kali menjadi tantangan yang berat bagi orang tua, khususnya ibu. Rasa khawatir akan kekurangan nutrisi pada anak sering kali bertemu dengan kelelahan akibat harus menyiapkan menu baru setiap hari. Thiva Lathifah, seorang instruktur Baby Wearing Dance (BWD), juga mengalami hal serupa. Untuk mengatasi kecemasan dan menghemat waktu, Thiva mengandalkan metode persiapan bahan makanan (food prep) MPASI secara mingguan.

Rencanakan Menu Mingguan untuk Menghindari Stres

Menurut Thiva, langkah pertama yang sangat penting adalah merencanakan menu untuk satu minggu ke depan, berdasarkan makanan yang disukai anak. Dengan merencanakan menu, orang tua dapat mengurangi kepanikan ketika anak tiba-tiba menolak makan. Selain itu, perencanaan yang matang membuat proses belanja bahan makanan menjadi lebih efisien dan tidak menguras tenaga.

"Belanjanya juga nggak harus setiap hari. Biar nggak capek, aku biasa rencanakan mau menu apa, berarti butuh belanja apa. Kita kombinasikan juga bahan-bahan yang ada, jadi lebih efisien kita belanjanya," ungkap Thiva dalam acara Mama Lime Green Day Fest di Surabaya, Jawa Timur, pada Sabtu (8/8/2026).

Pentingnya Kebersihan dalam Proses Food Prep

Aspek penting lainnya dalam persiapan MPASI adalah menjaga kebersihan. Sistem imun dan saluran pencernaan bayi masih sangat rentan terhadap infeksi dari kuman atau kotoran yang mungkin menempel pada bahan makanan mentah dan peralatan dapur. Untuk menghindari risiko kontaminasi silang, Thiva menyarankan agar para ibu menggunakan cairan pembersih khusus yang aman untuk bahan makanan dan peralatan makan anak.

"Saran aku, wajib ada pembersih alat dan bahan makanan seperti sayur dan buah yang memang sudah 100 persen food grade, seperti MAMA Lime Green. Karena ini bisa membantu kita efisien kerjanya untuk mencuci semua bahan dan alat-alatnya," jelas Thiva. Penggunaan pembersih berstandar food grade sangat efektif untuk menghilangkan sisa kotoran dan bakteri pada sayur dan buah, serta mensterilkan peralatan masak dari kuman yang dapat menyebabkan masalah pencernaan pada bayi.

"Langkah ini penting untuk meminimalisir kontaminasi dari bahan atau alat yang kita gunakan, karena anak memang masih rentan terhadap infeksi atau bakteri," tambahnya.

Artikel Terkait