🔴 Breaking
Teknologi

Toto Ekspansi Bisnis Chip, Raih Keuntungan Lebih Besar dari Penjualan Kloset

Perusahaan Jepang Toto, yang dikenal dengan produk klosetnya, kini mendapatkan keuntungan lebih besar dari bisnis semikonduktor dibandingkan penjualan perlengkapan sanitasi. Untuk mendukung pertumbuha...

Fayra Nugroho

Penulis

28 June 2026
17 kali dibaca
Toto Ekspansi Bisnis Chip, Raih Keuntungan Lebih Besar dari Penjualan Kloset
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Toto, yang selama ini dikenal dengan produk kloset dan perlengkapan kamar mandi, kini mengalami perubahan signifikan dalam fokus bisnisnya. Di tengah perkembangan pesat industri kecerdasan buatan (AI), perusahaan ini justru meraih keuntungan yang lebih besar dari bisnis material semikonduktor dibandingkan dengan penjualan produk sanitasi. Untuk memperkuat posisinya di sektor ini, Toto berencana untuk menginvestasikan sekitar 80 miliar yen (setara dengan Rp 8,8 triliun) dalam lima tahun ke depan.

Dana investasi tersebut akan digunakan untuk meningkatkan kapasitas produksi serta mengembangkan material yang diperlukan untuk pembuatan chip generasi berikutnya, termasuk semikonduktor berukuran 1 nanometer (nm). Menurut laporan dari Nikkei Asia, Toto telah menyetujui investasi awal sebesar 39 miliar yen (sekitar Rp 4,3 triliun), sementara sisanya akan diinvestasikan secara bertahap sesuai dengan perkembangan pasar semikonduktor global.

Pertumbuhan Bisnis Semikonduktor

Langkah ini diambil setelah bisnis chip Toto mengalami pertumbuhan yang signifikan dalam beberapa tahun terakhir. Permintaan yang melonjak untuk chip yang mendukung AI menyebabkan produk material semikonduktor dari Toto semakin diminati oleh industri teknologi. Pada tahun fiskal yang berakhir Maret 2025, divisi New Domain Business Toto, yang mengelola bisnis semikonduktor, mencatat penjualan sebesar 67,4 miliar yen (sekitar Rp 7,43 triliun), meningkat 34 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Laba operasional divisi ini juga mengalami kenaikan sebesar 42 persen menjadi 28,9 miliar yen (sekitar Rp 3,18 triliun).

Meskipun kontribusi bisnis semikonduktor hanya sekitar 10 persen dari total pendapatan perusahaan, divisi ini kini menghasilkan laba yang lebih besar dibandingkan unit bisnis perlengkapan rumah tangga dan sanitasi yang selama ini menjadi identitas utama Toto. Bahkan, lebih dari separuh laba perusahaan saat ini berasal dari bisnis material semikonduktor.

Fokus Investasi dan Pengembangan Teknologi

Investasi baru Toto akan difokuskan pada peningkatan kapasitas produksi di pabrik yang terletak di Prefektur Oita dan Prefektur Fukuoka, Jepang. Kedua fasilitas tersebut saat ini beroperasi pada kapasitas penuh untuk memenuhi permintaan pasar. Selain memperluas kapasitas produksi, Toto juga tengah mengembangkan material yang ditujukan untuk mendukung produksi chip logika generasi mendatang. Riset ini dilakukan di fasilitas perusahaan di Prefektur Kanagawa dengan fokus pada teknologi semikonduktor berukuran 1 nm.

Walaupun Toto jarang disebut dalam industri semikonduktor, perusahaan ini sebenarnya telah memproduksi komponen penting untuk pembuatan chip sejak tahun 1980-an. Divisi keramik Toto memproduksi komponen bernama electrostatic chuck (ESC), yang digunakan untuk menahan wafer silikon selama proses produksi chip. Kemampuan Toto dalam memproduksi komponen ini berawal dari pengalaman bertahun-tahun dalam mengembangkan teknologi keramik untuk produk sanitasi dan kloset. Saat ini, komponen ESC semakin vital karena digunakan dalam proses produksi chip memori dan semikonduktor canggih yang dibutuhkan oleh industri AI.

Seiring dengan meningkatnya kebutuhan chip AI di seluruh dunia, bisnis keramik semikonduktor yang dulunya merupakan usaha sampingan kini telah menjadi salah satu sumber pendapatan terbesar bagi Toto. Ledakan dalam industri AI ini telah memberikan keuntungan yang lebih besar bagi perusahaan yang dikenal melalui produk toilet ini, bahkan melebihi keuntungan dari penjualan kloset.

Artikel Terkait