Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Mas Said Surakarta telah berhasil mencetak rekor dunia dengan membagikan buku saku tentang Pencegahan dan Penanganan Kekerasan Seksual kepada mahasiswa baru. Kegiatan ini berlangsung dalam acara Pengenalan Budaya Akademik dan Kemahasiswaan (PBAK) yang dihadiri oleh Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA), Arifatul Choiri Fauzi.
Pembagian Buku Saku yang Bersejarah
UIN Surakarta menjadi kampus negeri pertama yang melakukan pembagian buku saku dalam jumlah besar kepada mahasiswa baru. Inisiatif ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman mengenai isu kekerasan seksual di kalangan mahasiswa. Dengan langkah ini, UIN Surakarta berharap dapat memberikan kontribusi positif dalam menciptakan lingkungan kampus yang lebih aman dan nyaman.
Pesan Penting dari Menteri PPPA
Dalam kesempatan tersebut, Menteri PPPA menyampaikan tiga pesan penting kepada mahasiswa baru. Pesan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bagi mereka dalam menjalani kehidupan kampus. Melalui kegiatan ini, UIN Surakarta tidak hanya menekankan pentingnya pendidikan akademik, tetapi juga pendidikan karakter dan kesadaran sosial di kalangan mahasiswa.
Dengan pencapaian ini, UIN Surakarta menunjukkan komitmennya dalam menangani isu-isu sosial yang relevan dan berkontribusi terhadap pembangunan masyarakat yang lebih baik.