Produsen mobil asal Jerman, Volkswagen, sedang mempersiapkan langkah restrukturisasi terbesar dalam hampir sembilan dekade perjalanan perusahaan. Diberitakan bahwa perusahaan ini akan memangkas sekitar 100.000 tenaga kerja dan menghentikan operasional di empat pabrik yang berada di Jerman dalam beberapa tahun ke depan.
Menurut laporan yang pertama kali dipublikasikan oleh Manager Magazin dan dikutip oleh CNBC pada Minggu (28/6/2026), langkah ini merupakan bagian dari strategi Volkswagen untuk menghadapi persaingan yang semakin ketat, terutama dari produsen mobil asal China yang semakin menguat di pasar global. Jika rencana ini terwujud, jumlah karyawan yang akan dipecat setara dengan sekitar 15 persen dari total tenaga kerja Volkswagen.
Rencana Pengurangan Investasi dan Penutupan Pabrik
Selain pemangkasan tenaga kerja, Volkswagen juga berencana untuk mengurangi anggaran investasinya sekitar 15 persen menjadi sedikit di atas 130 miliar euro, atau sekitar US$ 148,2 miliar, dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Pabrik yang akan ditutup meliputi fasilitas di Hanover, Zwickau, Emden, serta pabrik Audi di Neckarsulm.
Sebelumnya, Volkswagen telah mengumumkan rencana efisiensi yang signifikan dan meluncurkan berbagai produk baru untuk meningkatkan profitabilitas. Namun, laporan terbaru menunjukkan bahwa skala pemangkasan yang direncanakan jauh lebih besar dibandingkan dengan rencana awal yang hanya memperkirakan pengurangan sekitar 50.000 karyawan di Jerman hingga tahun 2030.
Respon dan Situasi Saham Volkswagen
Pada akhir tahun 2024, Volkswagen telah mencapai kesepakatan dengan serikat pekerja untuk menghindari penutupan pabrik di Jerman dan tidak melakukan pemutusan hubungan kerja secara paksa hingga akhir tahun 2030. Menanggapi laporan mengenai pemangkasan ini, juru bicara Volkswagen menolak untuk memberikan komentar spesifik mengenai dokumen internal perusahaan. Namun, ia menegaskan bahwa seluruh grup Volkswagen, termasuk berbagai merek dan anak usahanya, perlu menjalani transformasi yang mendalam.
“Seluruh Grup, termasuk merek dan anak perusahaan, harus menjalani perubahan yang mendalam,” jelas juru bicara Volkswagen. Di pasar saham, saham Volkswagen ditutup dengan penurunan sekitar 0,2 persen pada perdagangan hari Jumat. Sepanjang tahun ini, harga saham perusahaan telah mengalami penurunan lebih dari 25 persen.