🔴 Breaking
Kesehatan

Wabah Salmonella Terkait Mi Instan, Ratusan Orang Terinfeksi di Eropa

Investigasi terbaru mengungkap bahwa mi instan rasa ayam menjadi penyebab wabah Salmonella yang menginfeksi lebih dari 100 orang di Eropa. Otoritas kesehatan telah menarik produk tersebut dari pasar u...

Sekar Wangi

Penulis

06 July 2026
16 kali dibaca
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Phacharason Mongkhonwikuldit
Foto ilustrasi: Getty Images/iStockphoto/Phacharason Mongkhonwikuldit

Jakarta - Penyelidikan mendalam mengenai wabah bakteri yang mengganggu masyarakat Eropa telah mengungkap fakta mengejutkan. Otoritas kesehatan mengonfirmasi bahwa mi instan dengan rasa tertentu bertanggung jawab atas meningkatnya kasus infeksi Salmonella, yang telah menjangkiti lebih dari 100 individu di beberapa negara Eropa.

Berdasarkan laporan investigasi yang dikeluarkan oleh Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Eropa (ECDC) dan Otoritas Keamanan Pangan Eropa (EFSA), mi instan rasa ayam (chicken-flavored instant noodles) teridentifikasi sebagai penyebab utama wabah ini. Saat ini, tercatat sekitar 106 kasus infeksi Salmonella yang saling terkait di negara-negara seperti Jerman, Inggris, Prancis, dan Denmark.

Bumbu Mi Instan Diduga Terkontaminasi

Dalam proses penyelidikan, para ahli menelusuri seluruh rantai pasokan serta bahan baku yang digunakan dalam pembuatan mi instan tersebut. Fokus utama penyelidikan adalah pada kantong bumbu (flavoring sachet) yang terdapat dalam kemasan mi instan. Bumbu bubuk rasa ayam diduga telah terkontaminasi bakteri Salmonella sebelum dikemas dan didistribusikan ke pasar.

Bakteri ini diketahui dapat bertahan dalam kondisi kering, termasuk pada bahan makanan berbentuk bubuk atau rempah-rempah. Sebagai langkah pencegahan setelah investigasi, otoritas keamanan pangan di negara-negara yang terdampak telah menarik produk mi instan yang dicurigai dari rak-rak supermarket untuk mencegah penularan lebih lanjut. Pihak perusahaan menyatakan bahwa mereka sedang bekerja sama dengan otoritas terkait.

"Keselamatan konsumen kami adalah prioritas utama kami," ungkap pihak Reeva Food.

Gejala yang Harus Diwaspadai

Pihak medis mengingatkan agar masyarakat tetap waspada terhadap gejala keracunan makanan setelah mengonsumsi produk sejenis. Infeksi Salmonella umumnya menyerang sistem pencernaan dengan gejala awal meliputi:

  • Diare parah (terkadang disertai darah)
  • Demam tinggi yang muncul secara mendadak
  • Kram dan nyeri perut yang hebat
  • Mual dan muntah

Meskipun sebagian besar korban dapat pulih tanpa memerlukan pengobatan khusus dalam waktu 4 hingga 7 hari, infeksi ini dapat berakibat fatal bagi kelompok rentan. Anak-anak di bawah usia 5 tahun, lansia, dan individu dengan sistem imun yang lemah berisiko tinggi mengalami dehidrasi parah yang mungkin memerlukan perawatan intensif di rumah sakit.

Artikel Terkait