🔴 Breaking
Teknologi

Bill Gates Mengungkap Hubungan Gelap dengan Tiga Perempuan

Bill Gates mengakui memiliki hubungan dengan tiga perempuan di luar pernikahannya, yang terungkap dalam kesaksiannya di hadapan Kongres AS. Pengakuan ini mencuat setelah transkrip kesaksiannya dipubli...

Raihan Fadhila

Penulis

25 June 2026
6 kali dibaca
Bill Gates Mengungkap Hubungan Gelap dengan Tiga Perempuan
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Bill Gates baru-baru ini mengungkapkan sisi pribadi hidupnya di depan Kongres Amerika Serikat. Pendiri Microsoft ini mengakui bahwa ia memiliki hubungan gelap dengan tiga perempuan yang berbeda di masa lalu, yang diduga menjadi salah satu alasan mengapa Jeffrey Epstein berusaha memerasnya. Pengakuan mengejutkan ini terungkap setelah transkrip kesaksian Gates di hadapan Komite Pengawasan DPR AS dirilis untuk publik pada Selasa (24/6/2026). Sebelumnya, Gates telah memberikan kesaksian tertutup selama hampir enam jam pada 10 Juni 2026, namun isi kesaksiannya baru dapat diakses publik dua minggu setelahnya.

Dalam transkrip tersebut, terungkap lebih dari sekadar urusan pribadi. Kisah ini menggambarkan bagaimana seorang pendiri perusahaan teknologi besar yang pernah menjadi orang terkaya di dunia hampir terjebak dalam skandal yang melibatkan Epstein.

Tiga Perempuan yang Disebutkan

Dalam kesaksiannya, Gates yang kini berusia 70 tahun menyebutkan tiga perempuan yang pernah menjalin hubungan asmara di luar pernikahannya dengan Melinda Gates. Dua di antaranya berasal dari Rusia, yaitu Mila Antonova, seorang pemain bridge profesional, dan Karima Nigmatulina, seorang fisikawan nuklir. Awalnya, Gates hanya mengakui hubungan dengan kedua perempuan tersebut, namun setelah ditanya lebih lanjut oleh anggota kongres, ia mengakui adanya hubungan ketiga dengan seorang pengusaha medis bernama Dr. Alice Jacobs Nesselrodt.

Gates tampak terkejut ketika dihadapkan dengan sebuah email dari tahun 2013 yang dikirim oleh Epstein kepada dirinya, yang menyebut nama Dr. Nesselrodt. Sebelumnya, Gates menyatakan bahwa Epstein hanya mengetahui tentang "dua hubungan yang telah kita bahas". Email tersebut menunjukkan bahwa Epstein memiliki informasi lebih banyak daripada yang diperkirakan Gates.

Awal Hubungan dengan Epstein dan Upaya Pemerasan

Sebelum membahas tentang pemerasan, penting untuk mengetahui bagaimana hubungan Gates dengan Epstein dimulai. Dalam transkrip yang terdiri dari 138 halaman itu, Gates mengungkapkan bahwa ia pertama kali bertemu Epstein pada tahun 2011. Selama empat tahun berikutnya, mereka bertemu sekitar 12 hingga 14 kali, ditambah dua kali panggilan Skype. Gates menyatakan bahwa sebagian besar pertemuan tersebut membahas filantropi dan pendanaan kesehatan global. Meskipun ia sudah mengetahui bahwa Epstein adalah seorang pelaku kejahatan seksual, Gates tetap tertarik untuk berkolaborasi karena jaringan donatur global yang dimiliki Epstein. "Ini adalah kesalahan menghabiskan waktu dengan dia," ungkap Gates.

Pada tahun 2014, Gates memutuskan untuk mengakhiri hubungan dengan Epstein, yang bertepatan dengan saat Epstein mulai mengetahui tentang hubungan gelap Gates dengan dua perempuan Rusia tersebut.

Kesaksian ini menjadi semakin berat ketika Gates membahas upaya pemerasan yang dilakukan oleh Epstein. Dalam transkripnya, kata "pemerasan" disebutkan sebanyak 22 kali. Gates menyimpulkan bahwa Epstein berusaha memerasnya agar mau kembali menjalin hubungan kerja. "Hubungan-hubungan ini tidak ada kaitannya dengan interaksi saya dengan Epstein, tapi sangat menyakitkan bagi keluarga saya," kata Gates. "Seperti yang bisa dilihat publik berdasarkan apa yang sudah dirilis di file-file ini, Epstein menggunakan informasi tentang ketidaksetiaan saya, ditambah banyak kebohongan yang dia lapis di atasnya, untuk menekan saya agar mau kembali berhubungan dengannya."

Gates menegaskan bahwa upaya Epstein tidak berhasil, meskipun ia mengakui bahwa Epstein jelas sedang "memikirkan ke arah sana".

Salah satu bagian yang paling rumit dari pemeriksaan ini berkaitan dengan sebuah memo dari tahun 2013, di mana Epstein mengklaim bahwa Gates terinfeksi penyakit menular seksual dari perempuan Rusia. Memo tersebut juga menyebutkan bahwa Gates meminta antibiotik untuk diberikan secara diam-diam kepada istrinya, Melinda. Gates dengan tegas membantah tuduhan ini, "Saya tidak pernah punya STD. Saya tidak pernah memberi obat ke siapa pun secara diam-diam," ujarnya di hadapan komite. Namun, ia mengakui mungkin pernah menyatakan kekhawatiran tentang infeksi kepada seorang rekan.

Kesaksian Gates juga membahas isu yang sering muncul mengenai jaringan Epstein, termasuk dugaan keterlibatan dengan korban pelecehan seksual. Gates menegaskan bahwa ia tidak pernah berhubungan seks dengan perempuan di bawah umur dan membantah pernah mengunjungi pulau pribadi milik Epstein yang dikenal sebagai "pulau pedofilia". "Saya tidak pernah melakukan hal-hal yang melanggar hukum. Saya tidak pernah melihat hal-hal yang melanggar hukum," tegas Gates.

Namun, Gates mengakui kemungkinan bahwa ia "mungkin pernah berada di hadapan korban" tanpa menyadarinya, karena beberapa asisten perempuan Epstein yang pernah ia temui ternyata kemudian terungkap sebagai korban pelecehan. Gates juga mengonfirmasi bahwa ia pernah berfoto dengan beberapa asisten perempuan tersebut atas permintaan Epstein setelah pertemuan bisnis selesai. "Saya tidak pernah menghabiskan waktu dengan perempuan yang saya tahu adalah korban," jelas Gates.

Sebelum kesaksian ini terungkap, Gates telah membahas masalah ini secara terbatas. Pada Februari 2026, ia meminta maaf kepada staf Gates Foundation mengenai hubungannya dengan Epstein dan mengakui bahwa ia pernah memiliki hubungan di luar pernikahan dengan perempuan-perempuan Rusia, meskipun saat itu tidak menyebutkan nama.

Bill dan Melinda Gates resmi bercerai pada tahun 2021 setelah 27 tahun menikah. Hingga saat ini, Bill Gates tidak pernah dituduh melakukan kesalahan terkait kejahatan Epstein.

Investigasi terhadap jaringan Jeffrey Epstein masih terus berlangsung. Epstein sendiri meninggal dunia pada tahun 2019 di sel penjara di New York, dan kematiannya secara resmi dinyatakan sebagai bunuh diri, meskipun masih menjadi teka-teki bagi banyak pihak. Pada akhir tahun 2025, Kongres AS mengesahkan Epstein Transparency Act, yang mewajibkan Kementerian Kehakiman AS untuk merilis jutaan dokumen terkait penyelidikan Epstein. Rilis dokumen tersebut telah berlangsung secara bertahap sejak Januari 2026, dan sejumlah nama besar telah terlibat dalam pemeriksaan, termasuk Bill Gates. Kesaksian Gates ini bukanlah akhir dari cerita panjang ini, melainkan pembukaan dari lapisan-lapisan baru yang masih akan terungkap.

Artikel Terkait