🔴 Breaking
Perbedaan Antara Ube dan Ubi Ungu: Mengapa Keduanya Memiliki Warna yang Serupa? Kenaikan Harga Emas Antam Hari Ini, 25 Agustus 2026, Mencapai Rp 18.000 Hubungan Antara Waktu Sarapan dan Umur Panjang, Temuan Menarik dari Penelitian Pakar Menjelaskan Perbedaan Antara Penundaan dan Pemblokiran Rekening Botok Menkes Budi Gunadi Sadikin Masuk Daftar Calon Dirjen WHO, Siapa Saja Pesaingnya? Pelatihan Digital untuk UMKM di Desa Kalibeji oleh Mahasiswa KKN UIN Saizu DSI Menegaskan Posisi Sebagai Pengawas, Bukan Pelaku Ekspor Sumber Daya Alam Putri Bill Gates Terjerat Tuduhan Praktik Curang, Terancam Hukuman Penjara 20 Tahun Peningkatan Kasus Batu Ginjal pada Anak, Ini yang Perlu Diketahui Orang Tua Sekolah Al Abidin: Fokus pada Pengembangan Prestasi Siswa Perbedaan Antara Ube dan Ubi Ungu: Mengapa Keduanya Memiliki Warna yang Serupa? Kenaikan Harga Emas Antam Hari Ini, 25 Agustus 2026, Mencapai Rp 18.000 Hubungan Antara Waktu Sarapan dan Umur Panjang, Temuan Menarik dari Penelitian Pakar Menjelaskan Perbedaan Antara Penundaan dan Pemblokiran Rekening Botok Menkes Budi Gunadi Sadikin Masuk Daftar Calon Dirjen WHO, Siapa Saja Pesaingnya? Pelatihan Digital untuk UMKM di Desa Kalibeji oleh Mahasiswa KKN UIN Saizu DSI Menegaskan Posisi Sebagai Pengawas, Bukan Pelaku Ekspor Sumber Daya Alam Putri Bill Gates Terjerat Tuduhan Praktik Curang, Terancam Hukuman Penjara 20 Tahun Peningkatan Kasus Batu Ginjal pada Anak, Ini yang Perlu Diketahui Orang Tua Sekolah Al Abidin: Fokus pada Pengembangan Prestasi Siswa
Teknologi

Gojek Resmi Terapkan Potongan 8 Persen untuk GoRide Mulai 1 Juli 2026

Gojek mengumumkan penerapan potongan aplikasi sebesar 8 persen untuk layanan GoRide yang akan mulai berlaku pada 1 Juli 2026, sebagai langkah untuk meningkatkan kesejahteraan mitra pengemudi.

Aditya Surya

Penulis

24 June 2026
81 kali dibaca
Gojek Resmi Terapkan Potongan 8 Persen untuk GoRide Mulai 1 Juli 2026
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Gojek telah mengumumkan bahwa mulai 1 Juli 2026, mereka akan menerapkan potongan sebesar 8 persen untuk layanan transportasi penumpang roda dua, GoRide. Kebijakan ini disampaikan oleh PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) dalam sebuah konferensi pers yang berlangsung pada Senin, 23 Juni 2026.

Penerapan potongan ini merupakan tindak lanjut dari arahan Presiden Prabowo Subianto yang bertujuan untuk meningkatkan kesejahteraan para mitra pengemudi ojek online. Wakil Ketua DPR RI, Sufmi Dasco Ahmad, menyatakan bahwa kebijakan ini adalah langkah yang telah lama ditunggu oleh para pengemudi ojek online. "Merupakan komitmen kami semua di DPR RI untuk mengawal proses panjang perjuangan teman-teman di ojek online. Hal ini menjadi komitmen Bapak Presiden Prabowo yang betul-betul berpihak terhadap seluruh pengemudi ojek online," ujarnya.

Harapan untuk Kesejahteraan Mitra Pengemudi

Wakil Direktur Utama dan Deputi CEO GoTo, Catherine Hindra Sutjahyo, menjelaskan bahwa dengan potongan aplikasi sebesar 8 persen, diharapkan kesejahteraan mitra pengemudi GoRide akan meningkat. "Mulai 1 Juli 2026, Gojek akan mengimplementasikan potongan aplikasi sebesar 8 persen untuk layanan transportasi penumpang ojek online roda dua atau GoRide. Hal ini merupakan upaya kami untuk terus meningkatkan kesejahteraan para Mitra Pengemudi ojek online," ungkap Catherine dalam keterangan yang diterima.

Perubahan dari Skema Sebelumnya

Saat ini, peraturan pemerintah mengizinkan perusahaan aplikasi untuk mengenakan biaya sewa penggunaan aplikasi maksimum 15 persen dari tarif perjalanan, ditambah biaya penunjang maksimal 5 persen. Dengan demikian, total potongan yang dapat dikenakan kepada mitra pengemudi mencapai 20 persen. Jika potongan 8 persen yang diumumkan Gojek menggantikan potongan sebelumnya, maka pendapatan yang diterima oleh mitra pengemudi berpotensi meningkat. Sebagai contoh, dari tarif perjalanan Rp 10.000, pengemudi sebelumnya menerima sekitar Rp 8.000 setelah potongan 20 persen. Dengan potongan baru, pendapatan pengemudi bisa naik menjadi sekitar Rp 9.200.

Walaupun demikian, Gojek belum memberikan penjelasan rinci mengenai mekanisme implementasi kebijakan ini, termasuk apakah potongan 8 persen akan menggantikan semua komponen potongan yang ada saat ini atau ada biaya lain yang harus diperhitungkan.

GoTo mengakui bahwa penerapan potongan aplikasi 8 persen ini akan menjadi tantangan bagi bisnis transportasi roda dua mereka. Perusahaan menyatakan bahwa beberapa penyesuaian perlu dilakukan untuk menjaga keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan mitra pengemudi, keterjangkauan tarif bagi pelanggan, dan keberlanjutan ekosistem layanan. "Implementasi skema bagi hasil ini tentu tidak mudah dan akan memberikan tantangan bagi lini bisnis roda dua Perusahaan," tulis mereka.

Oleh karena itu, Gojek berkomitmen untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah dan berbagai pemangku kepentingan untuk memastikan bahwa kebijakan ini dapat diimplementasikan dengan baik dan memberikan manfaat bagi mitra pengemudi serta ekosistem transportasi online secara keseluruhan.

Artikel Terkait