🔴 Breaking
Sony dan TSMC Kolaborasi Investasi untuk Sensor Kamera Smartphone Baru Selebgram Fahira Almira Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Diketahui tentang Usus Buntu? Pemberdayaan Perempuan Melalui KKN UIN Saizu di Kertayasa Banjarnegara Inovasi Transportasi: 60 Helikopter Listrik Siap Beroperasi di Indonesia IDI Menanggapi Isu 'Black Campaign' Terkait RS Penang dan Dokter Indonesia Rayakan HUT RI, Dapatkan Diskon hingga Rp 8.100 untuk Bright Gas Kirab Merah Putih 500 Meter Semarakkan Festival Merah Putih Bogor 2026, Ribuan Warga Tumpah Ruah Gejala Radang Usus Buntu yang Viral Setelah Selebgram Berobat ke Penang Edukasi Bahaya Judi Online kepada Siswa SMP di Jamanis oleh KKN UIN Saizu Alasan Prabowo Menunjuk Destry Damayanti Sebagai Calon Gubernur BI Sony dan TSMC Kolaborasi Investasi untuk Sensor Kamera Smartphone Baru Selebgram Fahira Almira Berobat ke Penang, Apa yang Perlu Diketahui tentang Usus Buntu? Pemberdayaan Perempuan Melalui KKN UIN Saizu di Kertayasa Banjarnegara Inovasi Transportasi: 60 Helikopter Listrik Siap Beroperasi di Indonesia IDI Menanggapi Isu 'Black Campaign' Terkait RS Penang dan Dokter Indonesia Rayakan HUT RI, Dapatkan Diskon hingga Rp 8.100 untuk Bright Gas Kirab Merah Putih 500 Meter Semarakkan Festival Merah Putih Bogor 2026, Ribuan Warga Tumpah Ruah Gejala Radang Usus Buntu yang Viral Setelah Selebgram Berobat ke Penang Edukasi Bahaya Judi Online kepada Siswa SMP di Jamanis oleh KKN UIN Saizu Alasan Prabowo Menunjuk Destry Damayanti Sebagai Calon Gubernur BI
Teknologi

Getty Images dan OpenAI Berkolaborasi untuk Meningkatkan Pengalaman ChatGPT

OpenAI telah resmi menjalin kemitraan dengan Getty Images, yang diumumkan pada 21 Juni 2026. Kerja sama ini memungkinkan pengguna ChatGPT untuk mengakses foto-foto berlisensi dari Getty dalam pencaria...

Bima Sakti

Penulis

23 June 2026
56 kali dibaca
Getty Images dan OpenAI Berkolaborasi untuk Meningkatkan Pengalaman ChatGPT
Sumber gambar: tekno.kompas.com

OpenAI telah mengumumkan kerja sama dengan Getty Images, perusahaan terkenal dalam penyediaan gambar dan foto. Pengumuman ini disampaikan oleh Getty Images pada hari Minggu, 21 Juni 2026. Melalui kolaborasi ini, foto-foto berlisensi yang dimiliki oleh Getty akan ditampilkan dalam layanan pencarian dan fitur penemuan konten ChatGPT. Dengan demikian, ketika pengguna mencari informasi yang memerlukan ilustrasi visual, ChatGPT dapat menampilkan foto asli dari koleksi Getty Images, bukan hanya gambar yang dihasilkan oleh AI.

Namun, kedua perusahaan belum mengungkapkan nilai kontrak atau rincian finansial terkait kesepakatan ini. CEO Getty Images, Craig Peters, menyatakan bahwa kehadiran gambar berlisensi akan meningkatkan keandalan pengalaman pencarian berbasis AI. “Konten visual berkualitas tinggi dan berlisensi membuat pencarian dan penemuan berbasis AI menjadi lebih berguna dan lebih dapat dipercaya,” ujar Peters. Dia juga menambahkan bahwa kerja sama ini akan memberikan pengalaman visual yang lebih kaya bagi pengguna ChatGPT.

Peluang Baru bagi Kontributor Getty Images

Bagi para kontributor Getty Images, kolaborasi ini diyakini akan memberikan dampak positif. Dengan foto mereka ditampilkan di ChatGPT, peluang karya mereka untuk dilihat oleh audiens yang lebih luas akan semakin meningkat. Dalam skema distribusi konten Getty, penayangan biasanya disertai dengan atribusi dan dapat diarahkan ke lisensi atau pembelian. Ini berarti bahwa eksposur tambahan dari platform AI seperti ChatGPT dapat membuka peluang pendapatan baru bagi fotografer dan kreator yang menyumbangkan karya mereka ke Getty Images.

Dari Kritikus Menjadi Mitra

Penting untuk dicatat bahwa Getty Images sebelumnya dikenal sebagai salah satu perusahaan yang vokal mengkritik industri AI generatif. Pada tahun 2022, perusahaan ini melarang gambar yang dihasilkan oleh AI untuk masuk ke platformnya. Setahun kemudian, Getty juga meluncurkan generator gambar AI sendiri yang dilatih menggunakan koleksi foto mereka. Bahkan, Getty sempat menggugat Stability AI karena diduga menggunakan jutaan foto tanpa izin untuk melatih model AI pembuat gambar. Kini, Getty memilih untuk bekerja sama dengan salah satu pemain terbesar di industri AI.

Mark Zgutowicz, seorang analis dari Benchmark Company, berpendapat bahwa langkah ini dapat mengubah pandangan investor terhadap Getty Images, yang selama beberapa tahun terakhir mengalami tekanan akibat perkembangan AI. Dia menyatakan bahwa Getty kini berusaha memposisikan diri sebagai penyedia konten visual berlisensi untuk platform AI, bukan hanya sebagai pihak yang terdampak oleh teknologi tersebut. Pasar tampaknya merespons positif terhadap berita ini, dengan saham Getty Images melonjak sekitar 90 persen dalam satu hari perdagangan setelah pengumuman kerja sama dengan OpenAI, yang merupakan kenaikan terbesar sejak 2022.

Meski demikian, ada satu hal penting yang masih belum dijelaskan oleh kedua perusahaan. Getty dan OpenAI tidak mengungkapkan apakah foto-foto Getty hanya akan ditampilkan di ChatGPT atau juga akan digunakan untuk melatih model AI OpenAI di masa mendatang. Hal ini menjadi isu sensitif, mengingat perdebatan besar mengenai penggunaan materi berhak cipta untuk pelatihan AI masih berlangsung di industri teknologi.

Dalam kerja sama sebelumnya dengan perusahaan AI Perplexity yang diumumkan pada tahun 2025, Getty secara tegas menyatakan bahwa koleksi fotonya tidak boleh digunakan untuk melatih model AI. Namun, dalam pengumuman kerja sama dengan OpenAI kali ini, tidak ada pernyataan serupa. Oleh karena itu, sejumlah pengamat menilai masih ada tanda tanya mengenai batasan penggunaan foto Getty oleh OpenAI.

Artikel Terkait