🔴 Breaking
Teknologi

Kinerja Merek Smartphone Global Kuartal II 2026: Samsung Memimpin di Tengah Krisis Memori

Counterpoint Research merilis daftar lima merek smartphone teratas di dunia untuk kuartal II 2026, dengan Samsung kembali meraih posisi teratas meskipun ada tantangan dari krisis memori global.

Galang Mahesa

Penulis

14 July 2026
10 kali dibaca
Kinerja Merek Smartphone Global Kuartal II 2026: Samsung Memimpin di Tengah Krisis Memori
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Firma penelitian pasar Counterpoint Research telah mengungkapkan daftar lima vendor smartphone terbesar di dunia berdasarkan jumlah pengiriman pada kuartal II (April-Juni) 2026. Dalam periode ini, Samsung berhasil merebut kembali posisi teratas di tengah tantangan krisis memori global. Pangsa pasar Samsung secara global tercatat mencapai 24 persen, sementara Apple berada di posisi kedua dengan pangsa pasar 20 persen, yang juga menjadi rekor tertinggi bagi perusahaan tersebut untuk kuartal kedua. Tiga vendor asal China, yaitu Xiaomi, Oppo, dan Vivo, melengkapi daftar lima besar secara berurutan.

Data dari Counterpoint menunjukkan bahwa pengiriman smartphone secara global pada kuartal II 2026 mengalami penurunan sebesar 11 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Penurunan ini menjadi yang terendah untuk kuartal kedua sejak tahun 2013.

Daftar Lima Besar Merek Smartphone

Berikut adalah daftar lima besar merek smartphone global untuk kuartal kedua 2026 versi Counterpoint Research:

Peringkat Vendor:
1. Samsung: 24 persen (Q2 2026) - 20 persen (Q2 2025)
2. Apple: 20 persen (Q2 2026) - 17 persen (Q2 2025)
3. Xiaomi: 12 persen (Q2 2026) - 14 persen (Q2 2025)
4. Oppo: 11 persen (Q2 2026) - 12 persen (Q2 2025)
5. Vivo: 8 persen (Q2 2026) - 9 persen (Q2 2025)

Keberhasilan Samsung dan Apple

Samsung mengukuhkan posisinya sebagai vendor smartphone terbesar di dunia pada kuartal II 2026 dengan pangsa pasar 24 persen, meningkat dari 20 persen pada tahun sebelumnya. Menurut Counterpoint, Samsung menjadi satu-satunya vendor di lima besar yang mencatat pertumbuhan pengiriman yang signifikan secara tahunan. Hal ini didorong oleh tingginya permintaan untuk seri Galaxy S26, khususnya Galaxy S26 Ultra, yang mendapatkan respons positif berkat fitur AI dan Privacy Display. Selain itu, Samsung dinilai lebih mampu menjaga pasokan produk dibandingkan kompetitor, menahan kenaikan harga di beberapa pasar, serta melaksanakan promosi agresif di India dan Timur Tengah.

Di posisi kedua, Apple berhasil meraih pangsa pasar global sebesar 20 persen, naik dari 17 persen pada kuartal II 2025. Pengiriman iPhone juga mengalami pertumbuhan sebesar 3 persen secara tahunan. Counterpoint mencatat pencapaian ini sebagai pangsa pasar kuartal kedua terbesar yang pernah diraih oleh Apple. Pertumbuhan tersebut didorong oleh tingginya permintaan untuk seri iPhone 17, yang menjadi smartphone dengan pengiriman terbesar secara global. Apple juga menjadi satu-satunya vendor besar yang tidak menaikkan harga iPhone selama kuartal II 2026. Namun, memasuki minggu kedua Juli 2026, Apple mulai melakukan penyesuaian harga di beberapa negara, termasuk Indonesia, dengan kenaikan harga mencapai sekitar Rp 7 juta tergantung model.

Dampak Krisis Memori pada Xiaomi, Oppo, dan Vivo

Posisi ketiga hingga kelima diisi oleh Xiaomi, Oppo, dan Vivo. Xiaomi mempertahankan pangsa pasar sebesar 12 persen, diikuti oleh Oppo dengan 11 persen, dan Vivo dengan 8 persen. Namun, ketiga vendor ini juga mengalami dampak signifikan dari krisis memori, yang tercermin dari penurunan pengiriman dua digit dibandingkan kuartal II tahun lalu. Menurut Counterpoint, ketiga merek ini memiliki portofolio produk yang lebih besar di segmen entry-level dan menengah, yang paling rentan terhadap kenaikan biaya produksi akibat mahalnya chip DRAM dan NAND. Akibatnya, banyak konsumen memilih untuk menunda pembelian smartphone baru, membeli model generasi sebelumnya, atau memperpanjang masa pakai perangkat lama.

Meskipun demikian, Xiaomi masih mampu mempertahankan pangsa pasarnya melalui penyederhanaan portofolio produk dan pelonggaran pembiayaan untuk mitra ritel. Di luar lima besar, Counterpoint mencatat bahwa Google dan Huawei menjadi dua vendor dengan pertumbuhan tercepat. Pengiriman smartphone Google meningkat 16 persen dibandingkan tahun lalu berkat seri Pixel 10 dan Pixel 10a, sementara Huawei tumbuh 6 persen berkat penjualan seri Mate 80, Nova 15, dan Enjoy 90.

Counterpoint memperkirakan bahwa pasar smartphone global masih akan menghadapi tekanan hingga akhir tahun, dengan proyeksi pengiriman smartphone sepanjang 2026 turun sekitar 14 persen dibandingkan tahun sebelumnya. Krisis pasokan DRAM dan NAND diperkirakan akan terus berlanjut hingga 2027, sehingga produsen akan lebih fokus pada penjualan perangkat premium dan mengurangi model dengan margin rendah.

Artikel Terkait