Berlangganan →
Update
Pemkot Jakarta Utara Kerja Sama dengan FKDM untuk Bimbingan Kewaspadaan Dini Mahasiswi FEBI UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Lomba Video Kreator Nasional --- Pria Surabaya Didiagnosis Kanker Ginjal di Usia 30-an, Alami Gejala Awal yang Mengkhawatirkan --- Pengembalian Dana Nasabah Aek Nabara Sebesar Rp 28 Miliar, BNI Meminta Maaf Menteri Luar Negeri Sugiono Ajukan Izin Lintas Udara untuk AS Kisah Pria Surabaya Bertahan Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 Akibat Kanker Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 4,75% pada April 2026 Jerman Kirim Tiga Kapal untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz Hari Kartini, Guru Besar UNAIR Soroti Esensi Keberdayaan dan Beban Ganda Wanita Video Mie Instan Bisa Difermentasi Menjadi 'Tempe', Berikut Penjelasannya Pemkot Jakarta Utara Kerja Sama dengan FKDM untuk Bimbingan Kewaspadaan Dini Mahasiswi FEBI UIN Saizu Raih Medali Perunggu di Lomba Video Kreator Nasional --- Pria Surabaya Didiagnosis Kanker Ginjal di Usia 30-an, Alami Gejala Awal yang Mengkhawatirkan --- Pengembalian Dana Nasabah Aek Nabara Sebesar Rp 28 Miliar, BNI Meminta Maaf Menteri Luar Negeri Sugiono Ajukan Izin Lintas Udara untuk AS Kisah Pria Surabaya Bertahan Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 Akibat Kanker Bank Indonesia Pertahankan BI Rate di 4,75% pada April 2026 Jerman Kirim Tiga Kapal untuk Amankan Pelayaran di Selat Hormuz Hari Kartini, Guru Besar UNAIR Soroti Esensi Keberdayaan dan Beban Ganda Wanita Video Mie Instan Bisa Difermentasi Menjadi 'Tempe', Berikut Penjelasannya
Kesehatan

Kisah Pria Surabaya Bertahan Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 Akibat Kanker

Seorang pria berusia 35 tahun dari Surabaya harus hidup dengan satu ginjal setelah berjuang melawan kanker yang mengancam hidupnya.

Chandra Kirana 22 April 2026 5 pembaca health.detik.com health.detik.com
Kisah Pria Surabaya Bertahan Hidup dengan Satu Ginjal di Usia 35 Akibat Kanker
health.detik.com
Seorang pria berusia 35 tahun asal Surabaya harus menjalani hidup dengan hanya satu ginjal setelah didiagnosis menderita kanker. Perjuangan yang dilaluinya tidak hanya melibatkan pengobatan, tetapi juga adaptasi terhadap kondisi kesehatan yang baru. Pria tersebut awalnya merasakan gejala yang tidak biasa, seperti nyeri di bagian perut dan penurunan berat badan yang drastis. Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, dokter mengonfirmasi bahwa ia mengidap kanker yang mempengaruhi ginjalnya. Keputusan untuk menjalani operasi pengangkatan ginjal diambil setelah mempertimbangkan kondisi kesehatannya. Setelah operasi, pria ini harus menjalani perawatan lanjutan untuk memastikan tidak ada sel kanker yang tersisa. Meski hidup dengan satu ginjal, ia berusaha untuk tetap optimis dan menjalani kehidupan sehari-hari dengan penuh semangat. Dukungan dari keluarga dan teman-teman menjadi faktor penting dalam proses pemulihannya. Kisahnya menjadi inspirasi bagi banyak orang yang menghadapi tantangan serupa. Ia berharap agar pengalamannya dapat memberikan motivasi bagi mereka yang berjuang melawan penyakit. Ke depan, pria ini berencana untuk terus menjalani pemeriksaan rutin agar kesehatannya tetap terjaga dan tidak ada komplikasi lebih lanjut.
Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait