🔴 Breaking
Kesehatan

Kompetisi Tari Morinaga: Meningkatkan Kepercayaan Diri Anak Melalui Gerakan

Kompetisi tari yang diselenggarakan oleh Morinaga di Jakarta Pusat pada 25 Juli 2026 memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengekspresikan diri dan meningkatkan rasa percaya diri mereka.

Sekar Wangi

Penulis

26 July 2026
5 kali dibaca
Dance competition. Foto: Mhd. Aldrian, S.Gz/detikHealth
Dance competition. Foto: Mhd. Aldrian, S.Gz/detikHealth

Jakarta - Proses belajar tidak selalu harus dilakukan di dalam kelas atau melalui buku. Bagi anak-anak, bergerak mengikuti musik adalah cara yang menyenangkan untuk mengembangkan kemampuan fisik sekaligus membangun kepercayaan diri. Hal ini terlihat jelas dalam Dance Competition, bagian dari acara Morinaga Door Of Future: Dunia Generasi Platinum Advance Intelligence Lab yang berlangsung di Jakarta Pusat pada Sabtu, 25 Juli 2026. Kompetisi ini diikuti oleh anak-anak berusia 4 hingga 6 tahun yang tampil dalam kelompok terdiri dari tiga hingga enam anak.

Di atas panggung, setiap kelompok menunjukkan koreografi yang telah mereka latih. Meskipun masih sangat muda, anak-anak ini menunjukkan rasa percaya diri yang tinggi saat menari di depan juri dan ratusan penonton yang memberikan sorakan dan tepukan meriah untuk setiap penampilan mereka.

Pentingnya Pengalaman di Panggung

Salah satu guru dari peserta, Risa (29), menyatakan bahwa kegiatan seperti ini memberikan pengalaman positif bagi muridnya, Nazla (6). Ia berpendapat bahwa tampil di atas panggung membantu anak untuk lebih berani dan belajar mandiri. "Alhamdulillah sangat membantu banget. Apalagi ini kan dari umur 4 tahun. Kalau di rumah cuma main-main saja. Di sini ngelatih geraknya, keberaniannya, terus mandirinya saat maju ke depan juga kan enggak ditemenin," ungkap Risa saat ditemui di lokasi acara.

Risa juga menambahkan bahwa kegiatan ini membantu anak-anak menjadi lebih percaya diri ketika berada di lingkungan baru dan bertemu banyak orang. "Supaya dia juga enggak takut ketemu orang banyak. Ini kan ditonton orang banyak. Alhamdulillah ngelatih untuk berani," ujarnya. Ia berharap pengalaman mengikuti Dance Competition dapat mendorong anak untuk lebih senang mengeksplorasi bakat yang dimilikinya. "Nanti kalau sudah besar mungkin dia ngerasa, ternyata seru ya nari. Jadi pengin coba jadi penari," harap Risa.

Manfaat Menari bagi Perkembangan Anak

Aktivitas menari tidak hanya memberikan hiburan bagi anak-anak. Ketika mengikuti gerakan sesuai irama musik, anak-anak menggunakan hampir semua anggota tubuh mereka, sehingga kemampuan motorik, keseimbangan, koordinasi, kelenturan, dan kelincahan mereka juga terlatih. Manfaat ini turut berkontribusi pada perkembangan otak. Penelitian yang dipublikasikan dalam Frontiers in Psychology pada tahun 2026 menunjukkan bahwa aktivitas tari dapat meningkatkan fungsi eksekutif anak, termasuk kemampuan berkonsentrasi, mengingat urutan gerakan, mengikuti instruksi, dan mengendalikan diri.

Selama menari bersama teman-teman, anak-anak juga belajar untuk menyamakan gerakan, mengenali tempo, dan bekerja sama dalam kelompok. Selain itu, aktivitas fisik yang dilakukan sejak usia dini sangat penting untuk mendukung tumbuh kembang anak. World Health Organization (WHO) merekomendasikan agar anak usia prasekolah aktif bergerak setiap hari melalui berbagai aktivitas yang menyenangkan. Kebiasaan ini membantu memperkuat tulang dan otot, meningkatkan kebugaran, serta mendukung perkembangan motorik yang optimal.

Melalui Dance Competition, anak-anak tidak hanya mendapatkan pengalaman tampil di atas panggung, tetapi juga belajar untuk aktif bergerak, bekerja sama, dan membangun rasa percaya diri dalam suasana yang menyenangkan.

Artikel Terkait