Seorang pelajar berusia 16 tahun, Febiona Purba, dilaporkan mengalami keracunan akibat Makanan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Karo, Sumatera Utara. Setelah mendapatkan perawatan di rumah sakit, Febiona diduga mengalami masalah pada ingatannya. Menanggapi situasi ini, Donal Simanjuntak, Kepala Kantor Pelayanan Pemenuhan Gizi (KPPG) Medan, memberikan penjelasan terkait kondisi korban.
Donal menyatakan bahwa selama Febiona dirawat di RSU Haji Medan, orang tua korban sempat mengungkapkan kekhawatiran mengenai kondisi ingatannya. Namun, ia menambahkan bahwa selama masa perawatan, Febiona dapat berkomunikasi dengan baik hingga saat ia keluar dari rumah sakit. "Sepengetahuan kami selama mendampingi yang bersangkutan di RS Haji saat kunjungan, orangtua pernah menyampaikan hal tersebut. Namun tim kami yang mendampingi melaporkan kondisi yang bersangkutan per hari sampai kepulangan ke Karo, yang bersangkutan dapat berkomunikasi dengan baik dan dapat menceritakan pengalamannya," ungkap Donal pada Rabu, 9 September 2026.
Pertemuan Kembali dengan Korban
Setelah perawatan di RSU Haji, pihak KPPG kembali bertemu dengan Febiona di RSUP Adam Malik Medan. Donal menambahkan bahwa saat pertemuan tersebut, Febiona masih bisa mengenali mereka. "Saat kami ketemu lagi tanggal 8 September di RS Adam Malik, yang bersangkutan masih mengenal kami dan kami berbicara dengan baik," jelasnya.
Monitoring Terus Berlanjut
Donal juga menegaskan bahwa pihaknya akan terus memantau perkembangan kondisi korban. Selain itu, Kepala BGN Sudaryono juga dilaporkan memperhatikan keadaan Febiona. KPPG berkomitmen untuk memberikan dukungan yang diperlukan bagi korban dan keluarganya dalam situasi ini.