Berlangganan →
Update
Kesehatan

Kurang Tidur Dapat Memicu Rasa Lapar Berlebih

Kurang tidur dapat menyebabkan peningkatan hormon lapar dan penurunan hormon kenyang, yang membuat seseorang merasa lapar meskipun telah makan.

Fayra Nugroho 04 May 2026 9 pembaca health.detik.com health.detik.com
Kurang Tidur Dapat Memicu Rasa Lapar Berlebih
Ketika Sunderland Mati-Matian dengan 10 Pemain

Jakarta - Apakah Anda sering merasa lapar meskipun sudah makan? Hal ini mungkin disebabkan oleh kurang tidur, bukan hanya karena asupan makanan yang tidak cukup. Penelitian menunjukkan bahwa kurang tidur dapat memengaruhi keseimbangan hormon yang mengatur rasa lapar dan kenyang.

Ketika seseorang tidak mendapatkan tidur yang cukup, hormon ghrelin, yang merangsang rasa lapar, akan meningkat, sementara hormon leptin, yang memberikan sinyal kenyang, justru menurun. Akibatnya, seseorang bisa merasa lapar terus-menerus meskipun telah mengonsumsi makanan. Fenomena ini menjadi perhatian, terutama di kalangan mereka yang memiliki pola tidur yang buruk.

Untuk memahami lebih lanjut mengenai dampak kurang tidur terhadap nafsu makan, disarankan untuk menyaksikan video yang menjelaskan hubungan antara tidur, diet, dan kesehatan secara keseluruhan. Ini menjadi penting mengingat banyak orang yang mengabaikan kualitas tidur demi aktivitas sehari-hari.

Secara keseluruhan, penting untuk menjaga pola tidur yang baik untuk mengatur nafsu makan dan kesehatan tubuh. Penelitian lebih lanjut di bidang ini diharapkan dapat memberikan wawasan yang lebih mendalam terkait hubungan antara tidur dan pola makan.

Artikel Terkait