Aplikasi penerjemah Google Translate telah mengalami pembaruan signifikan, tidak hanya berfungsi untuk menerjemahkan kata atau kalimat. Dengan pembaruan terbaru ini, pengguna dapat melatih pengucapan dan memperbaiki artikulasi dalam berbagai bahasa.
Pembaruan ini diumumkan oleh Senior Vice President Knowledge and Information Google, Nick Fox, melalui unggahannya di platform X. Fox menjelaskan bahwa salah satu tantangan utama dalam mempelajari bahasa baru adalah memastikan pelafalan yang tepat. Fitur baru ini hadir untuk mengatasi masalah tersebut.
“Sekarang pengguna bisa mendapatkan umpan balik instan melalui fitur latihan pengucapan, yang memanfaatkan AI untuk menganalisis ucapan dan membantu meningkatkan kemampuan,” jelas Nick Fox. Dalam aplikasi, pengguna dapat mengakses menu “Latihan” dan menemukan tombol “Ucapkan” setelah menerjemahkan teks. Fitur ini akan menampilkan panduan fonetik yang dapat dipraktikkan secara langsung. Sistem kemudian akan mengevaluasi hasil pengucapan pengguna.
Dengan adanya fitur ini, diharapkan pengguna dapat lebih mudah dalam mempelajari bahasa asing dan meningkatkan kemampuan berbicara mereka. Perkembangan selanjutnya dari fitur ini akan terus dinantikan oleh para pengguna setia Google Translate.