🔴 Breaking
Tanda-Tanda Stroke dan Serangan Jantung yang Muncul di Wajah Belajar Bertani, 159 Siswa SDII Al Abidin Boyolali Mengunjungi Lerep --- Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Terhadap 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dikelola Secara Baru --- Kebiasaan Mengonsumsi Minuman Panas Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan --- Purbaya Siapkan Teknologi AI untuk Optimalisasi Penerimaan Pajak --- Peneliti AI Mundur, Peringatkan Bahaya Teknologi yang Tak Terkendali Fakta Menarik tentang Konsumsi Jahe Mentah untuk Mencegah Flu Lonjakan Harga Minyak Dunia Mencapai US$ 101 per Barel, Tertinggi Sejak Mei --- Gaji Perdana Menteri Singapura Lebih Tinggi dari Pemimpin Negara Lain --- Meningkatnya Minat Wisata Teknologi di China dengan Biaya Mencapai Rp 264 Juta Tanda-Tanda Stroke dan Serangan Jantung yang Muncul di Wajah Belajar Bertani, 159 Siswa SDII Al Abidin Boyolali Mengunjungi Lerep --- Pertamina Patra Niaga Ambil Tindakan Terhadap 31 SPBU di Sumatra Barat, 6 SPBU Dikelola Secara Baru --- Kebiasaan Mengonsumsi Minuman Panas Dapat Tingkatkan Risiko Kanker Kerongkongan --- Purbaya Siapkan Teknologi AI untuk Optimalisasi Penerimaan Pajak --- Peneliti AI Mundur, Peringatkan Bahaya Teknologi yang Tak Terkendali Fakta Menarik tentang Konsumsi Jahe Mentah untuk Mencegah Flu Lonjakan Harga Minyak Dunia Mencapai US$ 101 per Barel, Tertinggi Sejak Mei --- Gaji Perdana Menteri Singapura Lebih Tinggi dari Pemimpin Negara Lain --- Meningkatnya Minat Wisata Teknologi di China dengan Biaya Mencapai Rp 264 Juta
Ekonomi

Lonjakan Harga Minyak Dunia Mencapai US$ 101 per Barel, Tertinggi Sejak Mei

Harga minyak global mengalami kenaikan signifikan, menembus angka US$ 101 per barel akibat meningkatnya ketegangan antara AS dan Iran yang berdampak pada ekspor energi.

Fayra Nugroho

Penulis

10 September 2026
11 kali dibaca
Lonjakan Harga Minyak Dunia Mencapai US$ 101 per Barel, Tertinggi Sejak Mei
Sumber gambar: liputan6.com

Harga minyak dunia telah melampaui US$ 101 per barel, mencatatkan angka tertinggi sejak bulan Mei. Kenaikan ini terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Amerika Serikat dan Iran, yang berpotensi mengganggu ekspor energi global.

Konflik yang memanas ini menimbulkan kekhawatiran di pasar energi, memicu lonjakan harga minyak yang sudah berlangsung. Para analis memperkirakan bahwa ketegangan yang terus berlanjut dapat menyebabkan dampak yang lebih besar terhadap pasokan minyak di masa depan.

Penyebab Kenaikan Harga

Ketidakpastian yang ditimbulkan oleh situasi geopolitik ini menjadi faktor utama di balik lonjakan harga minyak. Dengan meningkatnya ancaman terhadap stabilitas pasokan, investor dan pelaku pasar mulai mengambil langkah-langkah untuk melindungi diri mereka dari potensi fluktuasi yang lebih besar.

Dampak Terhadap Ekonomi Global

Kenaikan harga minyak ini diperkirakan akan berdampak luas pada ekonomi global, terutama bagi negara-negara yang bergantung pada impor energi. Kenaikan biaya energi dapat memicu inflasi dan mempengaruhi pertumbuhan ekonomi di berbagai belahan dunia.

Tags: Belum ada tag.

Artikel Terkait