🔴 Breaking
Membeli Rumah Secara Online dari China, Ternyata Bisa Dirakit dalam Sehari Peringatan WHO: Risiko Kanker Meningkat, Ini Penyebabnya --- Kenaikan Harga Emas Antam pada 10 Juli 2026 Mencapai Rp 17.000 --- China Luncurkan Pusat Data Bawah Laut Pertama yang Menggunakan Energi Angin Apakah Minum Susu Dapat Meningkatkan Tinggi Badan? Ini Penjelasan Medisnya --- Inovasi Pengelolaan Sampah Digital UIN Saizu Memukau di Forum Internasional --- Kepergian Rachmat Gobel, Amran: Indonesia Kehilangan Tokoh Inspiratif Hubungan Antara Lingkungan Kerja dan Risiko Kanker Ovarium: Profesi yang Paling Rentan Kesempatan Karir di Blibli Elektronik, Dibutuhkan Lulusan D3 hingga S2 Pola Makan Sehat yang Dapat Menurunkan Risiko Demensia dan Menjaga Berat Badan Ideal Membeli Rumah Secara Online dari China, Ternyata Bisa Dirakit dalam Sehari Peringatan WHO: Risiko Kanker Meningkat, Ini Penyebabnya --- Kenaikan Harga Emas Antam pada 10 Juli 2026 Mencapai Rp 17.000 --- China Luncurkan Pusat Data Bawah Laut Pertama yang Menggunakan Energi Angin Apakah Minum Susu Dapat Meningkatkan Tinggi Badan? Ini Penjelasan Medisnya --- Inovasi Pengelolaan Sampah Digital UIN Saizu Memukau di Forum Internasional --- Kepergian Rachmat Gobel, Amran: Indonesia Kehilangan Tokoh Inspiratif Hubungan Antara Lingkungan Kerja dan Risiko Kanker Ovarium: Profesi yang Paling Rentan Kesempatan Karir di Blibli Elektronik, Dibutuhkan Lulusan D3 hingga S2 Pola Makan Sehat yang Dapat Menurunkan Risiko Demensia dan Menjaga Berat Badan Ideal
Teknologi

Membeli Rumah Secara Online dari China, Ternyata Bisa Dirakit dalam Sehari

Fenomena pembelian rumah secara online dari China kini menjadi kenyataan, di mana rumah prefab dapat dipesan dan dirakit dalam waktu singkat setelah tiba di lokasi.

Chandra Kirana

Penulis

10 July 2026
7 kali dibaca
Membeli Rumah Secara Online dari China, Ternyata Bisa Dirakit dalam Sehari
Sumber gambar: tekno.kompas.com

Membeli barang dari luar negeri melalui platform e-commerce sudah menjadi hal yang umum. Namun, bagaimana jika barang yang dibeli adalah sebuah rumah? Meskipun terdengar tidak biasa, hal ini kini dapat dilakukan. Di China, beberapa produsen telah mulai menawarkan rumah prefabrikasi (prefab) yang dapat dipesan secara online dan dikirim ke berbagai negara.

Rumah-rumah buatan China ini tidak dikirim dalam kondisi siap huni. Sebaliknya, mereka dikemas dalam paket berisi modul-modul bangunan yang harus dirakit setelah tiba di lokasi tujuan.

Pengalaman Pasangan YouTuber dari AS

Konsep pembelian rumah secara online ini telah dibuktikan oleh pasangan kreator YouTube Grateful Off-Grid dari Amerika Serikat. Mereka memesan rumah prefab dari Heshi Integrated Housing Co., sebuah perusahaan China yang khusus memproduksi rumah prefab, melalui platform e-commerce Alibaba. Dalam video yang mereka unggah, pasangan ini menjelaskan bahwa proses produksi rumah memakan waktu sekitar 30 hari, diikuti dengan pengiriman melalui jalur laut yang memakan waktu hampir satu bulan sebelum akhirnya tiba di AS.

Setibanya di lokasi, rumah tersebut masih dalam bentuk kontainer berisi modul-modul bangunan. Dengan bantuan derek, modul-modul tersebut dirakit menjadi sebuah hunian dalam waktu sekitar satu hari. Rumah prefab ini memiliki luas total sekitar 71,5 meter persegi, dilengkapi dengan kamar tidur, dapur, kamar mandi terpisah, serta jendela. Harga unit rumah ini tercatat sebesar 15.800 dollar AS (sekitar Rp 284 juta), namun setelah ditambahkan dengan biaya pengiriman, tarif impor, pajak, dan biaya lainnya, total yang mereka keluarkan mencapai 28.689 dollar AS (sekitar Rp 516 juta).

Minat Terhadap Rumah Prefab yang Meningkat

Belakangan ini, rumah prefab semakin diminati oleh masyarakat. Dibandingkan dengan rumah konvensional, model hunian ini menawarkan keunggulan dalam hal kecepatan pembangunan, karena sebagian besar komponennya sudah diproduksi di pabrik. Hal ini memungkinkan produsen untuk mengirimkan komponen tersebut ke lokasi tujuan dan merakitnya menjadi rumah utuh dengan waktu yang lebih singkat.

Rumah prefab dari produsen China tersedia dalam berbagai model, termasuk tiny house, rumah kontainer lipat, kabin futuristik berbentuk kapsul luar angkasa, hingga vila modular. Sebagian besar model tersebut dirancang dengan kokoh dan diklaim dapat digunakan sebagai hunian hingga 50 tahun.

Data menunjukkan bahwa meningkatnya minat terhadap rumah prefab terlihat dari tren pencarian di internet. Menurut perusahaan intelijen pasar ShelfTrend, di AS, setiap bulan, kata kunci "Tiny House" mencapai lebih dari 450.000 pencarian, sementara "modular homes" dan "prefab homes" masing-masing mencatat lebih dari 201.000 dan 165.000 pencarian setiap bulannya.

Tren permintaan terhadap rumah prefab ini juga membuka peluang bagi produsen asal China untuk menjangkau pasar global. Serena He, pendiri perusahaan rumah prefab Luban Cabin yang berbasis di Linyi, Provinsi Shandong, menyatakan bahwa permintaan terhadap rumah modularnya terus meningkat, terutama dari pasar yang membutuhkan akomodasi fleksibel dan ekonomis.

Ia menjelaskan bahwa satu unit rumah modular dapat dipasang dalam waktu satu hingga dua hari, sedangkan proyek yang lebih besar, seperti kawasan glamping, dapat diselesaikan dalam waktu sekitar empat minggu.

Artikel Terkait