🔴 Breaking
--- Piala Dunia 2026 Terancam Suhu Panas Ekstrem, Ahli Ungkap Bahaya Heat Stroke --- Tantangan Menuju Swasembada Bawang Putih di Indonesia Mengenal Zhang Yiming, Pendiri TikTok dan Douyin yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia LIF Core Smart Ring Resmi Diluncurkan, Memantau Gula Darah Tanpa Jarum dengan Teknologi AI Sebanyak 20% Lulusan SCU Mendapatkan Pekerjaan Sebelum Wisuda, Gaji Pertama Rata-Rata Rp6,2 Juta --- Strategi Yum Brands dalam Penjualan Pizza Hut --- Kenaikan Harga Obat di Tengah Ketidakstabilan Nilai Rupiah SDII Al Abidin Karanganyar Tingkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Melalui Assembly Luhut: Teknologi AI Diharapkan Cegah Kebocoran Anggaran Hingga Rp 2.000 Triliun Inovasi Terbaru BGN: Insentif Diperbarui dan Larangan Kepemilikan SPPG bagi Pegawai --- Piala Dunia 2026 Terancam Suhu Panas Ekstrem, Ahli Ungkap Bahaya Heat Stroke --- Tantangan Menuju Swasembada Bawang Putih di Indonesia Mengenal Zhang Yiming, Pendiri TikTok dan Douyin yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia LIF Core Smart Ring Resmi Diluncurkan, Memantau Gula Darah Tanpa Jarum dengan Teknologi AI Sebanyak 20% Lulusan SCU Mendapatkan Pekerjaan Sebelum Wisuda, Gaji Pertama Rata-Rata Rp6,2 Juta --- Strategi Yum Brands dalam Penjualan Pizza Hut --- Kenaikan Harga Obat di Tengah Ketidakstabilan Nilai Rupiah SDII Al Abidin Karanganyar Tingkatkan Rasa Percaya Diri Siswa Melalui Assembly Luhut: Teknologi AI Diharapkan Cegah Kebocoran Anggaran Hingga Rp 2.000 Triliun Inovasi Terbaru BGN: Insentif Diperbarui dan Larangan Kepemilikan SPPG bagi Pegawai
Teknologi

Mengenal Zhang Yiming, Pendiri TikTok dan Douyin yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia

Zhang Yiming, pendiri ByteDance yang menaungi TikTok dan Douyin, baru-baru ini mencuri perhatian dunia setelah masuk dalam daftar orang terkaya global dengan kekayaan mencapai 92,8 miliar dollar AS.

Raihan Fadhila

Penulis

17 June 2026
7 kali dibaca
Mengenal Zhang Yiming, Pendiri TikTok dan Douyin yang Masuk Daftar Orang Terkaya Dunia
Sumber gambar: tekno.kompas.com

KOMPAS.com - Pengguna aplikasi TikTok dan Douyin mungkin sudah familiar dengan kedua platform tersebut, tetapi tidak banyak yang mengetahui sosok di baliknya, yaitu Zhang Yiming. Ia adalah pendiri ByteDance, perusahaan yang mengelola TikTok dan Douyin. Zhang Yiming kembali menjadi sorotan setelah namanya masuk dalam daftar orang terkaya di dunia.

Berdasarkan Bloomberg Billionaires Index, Zhang Yiming menduduki peringkat ke-21 sebagai orang terkaya di dunia, serta menjadi orang terkaya kedua di Asia dan yang terkaya di China dengan total kekayaan sekitar 92,8 miliar dollar AS. Perjalanan Zhang menuju kekayaan tersebut sangat menarik untuk diulik.

Awal Kehidupan dan Pendidikan

Zhang Yiming lahir pada tahun 1983 di Provinsi Fujian, China. Ia dibesarkan di Longyan, sebuah kota di tenggara Fujian, sebagai anak tunggal dari pasangan pegawai negeri. Zhang menempuh pendidikan di bidang rekayasa perangkat lunak di Nankai University, Tianjin, dan lulus pada tahun 2005.

Setelah menyelesaikan pendidikannya, ia memulai karier sebagai insinyur di Kuxun.com, sebuah situs pencarian perjalanan. Pada tahun 2009, Zhang mendirikan usaha pertamanya, sebuah situs pencarian properti bernama 99fang.com, yang ditinggalkannya tiga tahun kemudian.

Pendirian ByteDance dan Perkembangannya

Pada tahun 2012, Zhang ikut mendirikan ByteDance di Beijing, yang awalnya fokus pada layanan agregasi berita. Salah satu produk utamanya adalah Toutiao, yang kini menjadi salah satu aplikasi terpopuler dari perusahaan tersebut. Dalam waktu singkat, jumlah pengguna aktif harian Toutiao mencapai lebih dari 13 juta pada tahun 2014.

ByteDance kemudian memperluas jangkauannya ke pasar global dengan meluncurkan produk internasional pertamanya, TopBuzz, pada tahun 2015, serta mengakuisisi agregator berita global News Republic pada tahun 2017. Di bawah kepemimpinan Zhang, ByteDance berkembang pesat menjadi raksasa teknologi yang dikenal melalui aplikasi berbagi video TikTok dan layanan berita Toutiao, dengan lebih dari 1 miliar pengguna di seluruh dunia.

Meski demikian, pada Mei 2021, Zhang mengumumkan pengunduran dirinya sebagai CEO ByteDance. Keputusan ini diambil kurang dari sebulan setelah rencana penawaran saham perdana perusahaan ditunda. Dalam memo internalnya, Zhang menyatakan bahwa ia merasa kurang memiliki keterampilan manajerial yang ideal dan lebih tertarik pada analisis prinsip organisasi serta pasar. Ia digantikan oleh Liang Rubo, salah satu pendiri perusahaan, agar dapat lebih fokus pada strategi jangka panjang dan tanggung jawab sosial.

Meskipun tidak lagi memimpin operasional, Zhang tetap menjadi pemegang saham individu terbesar di ByteDance dengan porsi sekitar 21 persen. Keputusan ini menjadikannya sebagai pendiri raksasa teknologi China ketiga yang menarik diri dalam waktu dekat, setelah Jack Ma dari Alibaba dan Colin Huang dari Pinduoduo. Saat ini, Zhang diketahui tinggal di Singapura.

Kekayaan yang Melonjak

Nama Zhang Yiming kembali mencuat pada tahun 2026 setelah kekayaannya mengalami lonjakan signifikan. Menurut Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan Zhang mencapai sekitar 92,8 miliar dollar AS, setara dengan Rp1.642 triliun. Angka tersebut menempatkannya di urutan ke-21 orang terkaya di dunia, orang terkaya kedua di Asia, dan orang terkaya di China.

Dengan demikian, Zhang berhasil menggeser posisi konglomerat asal India, Mukesh Ambani, yang kini berada di posisi ketiga dengan kekayaan 86,9 miliar dollar AS. Sementara itu, posisi teratas orang terkaya Asia masih dipegang oleh Gautam Adani dengan kekayaan 117,4 miliar dollar AS. Kenaikan kekayaan Zhang tergolong luar biasa, dengan total kekayaannya meningkat lebih dari tujuh kali lipat sejak Bloomberg mulai memantau pada Maret 2019, ketika nilainya masih sekitar 13 miliar dollar AS.

Lonjakan terbaru yang melebihi 24 miliar dollar AS terjadi setelah Bloomberg menganalisis valuasi ByteDance dari sejumlah investor besar, termasuk BlackRock dan Fidelity Investments. Kenaikan kekayaan Zhang juga berkaitan dengan meningkatnya valuasi ByteDance serta ambisi perusahaan dalam bidang kecerdasan buatan. Sebagai gambaran, ByteDance tercatat membukukan pendapatan lebih dari 155 miliar dollar AS pada tahun 2024.

Artikel Terkait